IAHN Mpu Kuturan Diharapkan Lahirkan Cendekiawan Hindu
- 24 Sep 2025 10:22 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan harapannya agar Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja, Bali, mampu melahirkan para cendekiawan Hindu setelah resmi bertransformasi dari Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan menjadi institut. Peresmian ini berlangsung di Panggung Terbuka Kampus Banyuning, Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu (20/9/2025).
“IAHN harus mampu melahirkan para cendekiawan Hindu sebagai pencerah di masyarakat,” kata Nasaruddin Umar dikutip dari ANTARA.
Ia menekankan bahwa cendekiawan bukan sekadar penguasaan ilmu, tetapi juga mampu mengamalkan pengetahuan tersebut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Menurutnya, cendekiawan memiliki kebijaksanaan, etika, dan kepekaan sosial, berbeda dengan ilmuwan yang fokus pada penemuan ilmiah semata.
Dalam konteks pendidikan agama, Menteri Agama berharap cendekiawan Hindu menjadi penuntun arah peradaban umat beragama, menjaga nilai dan kearifan yang menyeimbangkan antara sains dan agama.
“Perguruan tinggi keagamaan, termasuk IAHN, memiliki ciri kuat perpaduan antara ilmu dan ajaran agama,” ucapnya.
Menag juga menekankan peran dosen IAHN Mpu Kuturan. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi pengajar atau pendidik, tetapi juga guru yang mampu mencerahkan mahasiswa.
“Guru berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya pencerah dari kegelapan. Seorang guru melakukan kontemplasi dan perenungan mendalam terkait tugasnya,” kata Nasaruddin.
Sementara itu, Rektor IAHN Mpu Kuturan Singaraja, I Gede Suwindia, menjelaskan bahwa transformasi ini ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2025. Menurut Suwindia, peresmian institut bukan sekadar pergantian nama, tetapi momentum strategis untuk memperkuat posisi sebagai pusat pendidikan tinggi Hindu di Bali bagian utara.
Status institut akan membuka ruang lebih luas untuk pengembangan program studi, peningkatan kapasitas riset, dan perluasan jejaring akademik.
“IAHN Mpu Kuturan diharapkan menjadi pusat pendidikan Hindu yang mampu mencetak generasi cendekiawan dan pemimpin masa depan,” ujar Suwindia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....