Cara Cerdas Mulai Investasi bagi Pemula

  • 11 Feb 2026 17:54 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Memulai investasi kerap terdengar rumit bagi sebagian orang, terutama bagi pemula yang belum familiar dengan istilah keuangan. Padahal, dengan langkah yang tepat dan pemahaman dasar yang kuat, investasi bisa menjadi jalan untuk mencapai kestabilan finansial di masa depan.

Luh Kartika Ningsih, Dosen STIE Satya Dharma, mengatakan bahwa kunci utama sebelum berinvestasi adalah memahami kondisi keuangan pribadi.

“Kita harus pastikan punya dana income lebih untuk saving. Kalau income kita lebih rendah dari pengeluaran maka kita harus berusaha untuk mencari income atau sumber penghasilan lain” ujar Tika saat dialog di acara Inestasi dan Inflasi Pro 1 RRI Singaraja, Rabu, 11 Februari 2026.

Selain itu, Tika menyebut bagi pemula penting untuk menentukan tujuan investasi. Tujuan ini akan memengaruhi jenis instrumen yang dipilih serta jangka waktu investasi.

Sementara terkait jumlah uang yang harus diinvestasikan, Tika menyebut investasi tidak selalu membutuhkan modal besar. Saat ini, banyak platform yang memungkinkan masyarakat berinvestasi mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu.

“Mulai aja dulu dari nominal yang kecil. Misalnya Rp10 ribu. Nanti bisa ditambah secara bertahap,” ucapnya.

Salah satu kesalahan umum pemula adalah ikut-ikutan tren alias fomo tanpa memahami tujuan produk yang dibeli untuk investasi. Edukasi menjadi langkah penting agar tidak terjebak investasi bodong atau skema penipuan.

Investor pemula disarankan mempelajari cara kerja instrumen investasi, potensi keuntungan, serta risiko yang mungkin terjadi. Pastikan juga menggunakan platform resmi yang terdaftar dan diawasi otoritas berwenang.

Dengan perencanaan matang, disiplin, serta literasi keuangan yang cukup, investasi bisa menjadi langkah awal menuju kebebasan finansial. Bagi pemula, kuncinya adalah mulai dari sekarang, sekecil apa pun langkahnya.

"Investasi itu bersifat bertahap, slow, step by step sambil belajar memahami investasi-investasi yang cocok dengan resiko rendah," ujarnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....