Mengenal Seniman Terkemuka, Leonardo da Vinci, di Hari Seni Dunia
- 15 Apr 2024 15:19 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Leonardo da Vinci adalah salah satu seniman terbesar yang terkenal di dunia. Karyanya yang paling terkenal adalah The Last Supper dan Mona Lisa.
Disaping sebagai seniman, Da Vinci juga mempunyai ketertarikan terhadap ilmu pengetahuan seperti matematika, teknik, geologi, astronomi, botani atau ilmu tumbuhan, maupun kartografi (pemetaan). Diklansir dari berbagai sumber,
Lionardo di ser Piero da Vinci dilahirkan di Anchiano, dekat kota Vinci, Republik Firenze, Italia, pada 15 April 1452, dan merupakan anak dari pasangan Piero Fruosino di Antonio da Vinci dan Caterina.
Pada usia 15 tahun, Da Vinci menunjukkan ketertarikan akan seni. Ayahnya lalu membawanya ke bengkel kerja Andrea di Cione, atau yang dikenal dengan Andrea Verrochio (Andrea si Mata Kebenaran).
Pada tahun 1495-1498, Da Vinci menciptakan salah satu mahakarya-nya, The Last Supper atau Perjamuan Terakhir. Lukisan tersebut dibuat di Biara Santa Maria delle Grazie.
Selain lukisan, Da Vinci juga dipercaya membuat patung orang yang sedang berkuda di Katedral Milan. Patung perunggu tersebut didedikasikan kepada Francesco Sforza, pendiri Dinasti Sforza.
Lalu, pada 1503, Da Vinci memulai pekerjaan sebuah lukisan yang menjadi lukisan termasyhur, Mona Lisa. Menggambarkan potret setengah badan seorang perempuan dengan senyum misterius.
Perdebatan pun terjadi tentang siapa yang menjadi model lukisan tersebut. Dilansir situs Biography, terdapat tiga perempuan yang diduga menjadi modelnya.
Mereka adalah Isabella of Aragon, istri dari Adipati Keenam Milan Gian Galeazzo Sforza, seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) yang misterius, hingga ibu Da Vinci sendiri. Namun, terdapat juga rumor bahwa model tersebut bukanlah perempuan tulen, melainkan asistennya Salai yang berdandan seperti perempuan.
Merunut biografi Vasari, Mona Lisa merupakan gambar dari Lisa del Giocondo. Istri seorang pedagang sutra yang kaya dari Firenze. Nama asli lukisan Italia tersebut, La Gioconda, mendukung biografi Vasari.
Sejarawan percaya, lukisan itu dibuat untuk merayakan calon anak Giocondo. Kini, Mona Lisa dipamerkan di Museum Louvre di Paris, Perancis.
Lukisan itu bahkan disimpan di balik kaca anti-peluru, dan dideklarasikan sebagai harta negara tak ternilai yang selalu dilihat jutaan pengunjung setiap tahunnya.
Da Vinci meninggal di Clos Luce pada 2 Mei 1519 dalam usia 67 tahun diyakini karena terserang stroke. Di saat terakhir, Da Vinci didampingi oleh Francis I yang telah menjadi sahabat baiknya.
Da Vinci kemudian membagi-bagikan segala kekayaannya kepada orang-orang yang pernah mengikutinya semasa hidup. Muridnya Salai dan abdinya, Battista di Vilussis, masing-masing mendapat kebun anggur.
Saudara-saudaranya mendapat tanah, sementara perempuan yang mengurusi kebutuhan di masa tua Da Vinci menerima jubah berkualitas terbaik dengan bulu di ujungnya. Da Vinci kemudian dikebumikan di Kapel Saint-Hubert di Chateau d'Amboise.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....