Hari Internasional Anak-anak Tak Berdosa Korban Agresi, Ketahui Latar Belakangnya
- 04 Jun 2026 12:45 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Tanggal 4 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Internasional Anak-anak Tak Berdosa Korban Agresi. Peringatan ini adalah sebuah ajakan kepada komunitas internasional untuk mengakhiri segala bentuk kekerasan terhadap anak.
Merujuk situs Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) anak-anak yang tinggal di daerah konflik di seluruh dunia mengalami ketakutan yang luar biasa setiap hari. Anak-anak menjadi korban beragam tindak kekerasan.
Kekerasan meliputi pembunuhan, pelecehan, penculikan, kekerasan seksual maupun serangan terhadap sekolah dan rumah sakit. Bantuan kemanusiaan yang sangat mereka butuhkan pun sering kali ditolak.
Perang yang menyebabkan berdirinya Hari Internasional Anak-anak Tak Berdosa Korban Agresi dimulai pada bulan Juni 1982. Saat itu Pasukan Pertahanan Israel menyerbu Lebanon selatan.
Anggota Majelis Umum terkejut dengan banyaknya anak-anak Palestina dan Lebanon yang tak berdosa yang menjadi korban agresi Israel itu. Selanjutnya tanggal 19 Agustus 1982, Majelis Umum PBB memutuskan untuk memperingati tanggal 4 Juni setiap tahunnya sebagai Hari Internasional Anak-anak Tak Berdosa yang Menjadi Korban Agresi.
Tujuan dari peringatan ini adalah untuk mengakui penderitaan yang dialami oleh anak-anak di seluruh dunia yang menjadi korban penyiksaan fisik, mental maupun emosional. Peringatan ini juga menegaskan komitmen PBB untuk melindungi hak-hak anak sebagaimana yang diatur dalam Konvensi Hak Anak, sebuah perjanjian hak asasi manusia internasional yang paling cepat dan banyak diratifikasi dalam sejarah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....