Simak Sejarah Adanya Peringatan Hari Bumi Sedunia

  • 22 Apr 2026 15:11 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Tanggal 22 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia. Peringatan ini merupakan momen lahirnya gerakan lingkungan hidup modern di tahun 1970.

Menjelang peringatan Hari Bumi pertama masyarakat Amerika mengonsumsi bahan bakar dalam jumlah besar. Industri mengeluarkan asap dan limbah tanpa takut konsekuensi hukum maupun pemberitaan negatif.

Polusi udara dianggap aroma kemakmuran serta masih belum ada kesadaran masalah lingkungan yang mengancam kesehatan manusia. Tetapi terbitnya buku Silent Spring karya Rachel Carson pada tahun 1962 meningkatkan kesadaran serta kepedulian publik terhadap organisme hidup, lingkungan dan hubungan tidak terpisahkan antara polusi dan kesehatan masyarakat.

Senator junior dari Wisconsin, Gaylord Nelson prihatin dengan kondisi lingkungan Amerika Serikat. Pada Januari 1969 dia dan lainnya melihat dampak buruk dari tumpahan minyak besar-besaran di Santa Barbara, California.

Terinspirasi gerakan mahasiswa antiperang, Senator Nelson ingin menggabungkan energi protes antiperang mahasiswa dengan kesadaran publik yang mulai tumbuh tentang polusi udara dan air. Dia mengumumkan sebuah gagasan seperti dengan mengadakan acara pengajaran di kampus-kampus kepada media nasional dan membujuk seorang anggota Kongres dari Partai Republik yang peduli lingkungan bernama Pete McCloskey untuk menjadi wakil ketua bersama.

Senator Gaylord Nelson kemudian merekrut Denis Hayes untuk mengorganisir acara pengajaran di kampus dan memperluas ide tersebut. Mereka memilih tanggal 22 April yang jatuh di antara liburan musim semi dan ujian akhir.

Upaya itu berkembang menjadi apa yang sekarang dikenal sebagai Hari Bumi, minat terhadap hal ini telah meningkat pesat sehingga jutaan orang Amerika berpartisipasi dalam Hari Bumi pertama melalui demonstrasi, membersihkan sungai, dan banyak lagi. Sejak saat itu, perayaan ini berkembang menjadi perayaan global dan menjadi pengingat akan upaya yang belum dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....