Hari Penyakit Chagas Sedunia, Ketahui Latar Belakang Peringatannya
- 14 Apr 2026 09:47 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Hari Penyakit Chagas Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 14 April. Merujuk National Today, peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan penyakit parasit yang masih menjadi ancaman serius.
Penyakit Chagas telah menyerang lebih dari enam juta orang di dunia. Penyakit ini banyak ditemukan di wilayah dengan akses layanan kesehatan yang terbatas.
Setiap tahunnya ratusan bayi dilaporkan lahir dalam kondisi menderita penyakit Chagas. Kesadaran masyarakat yang minim dan keterbatasan fasilitas kesehatan yang memadai di sejumlah daerah menyebabkan banyak kasus tidak terdeteksi sejak dini.
Apabila tak mendapat penanganan tepat maka penyakit Chagas dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih parah. Penderitanya bahkan berisiko mengalami komplikasi serius seperti gangguan jantung maupun stroke.
| Baca juga: Hari Zoonosis Sedunia, Ini Latar Belakangnya |
Penularan Chagas bisa terjadi melalui serangga, transfusi darah maupun makanan terkontaminasi utamanya di lingkungan dengan sanitasi yang kurang baik. Adapun gejala yang kerap tak disadari membuat penyakit ini juga dikenal sebagai 'penyakit diam-diam'.
Peringatan Hari Penyakit Chagas Sedunia pertama kali digelar pada tanggal 14 April 2020. Tanggal peringatannya dipilih untuk menghormati Dr. Carlos Ribeiro Justiniano Chagas.
Dia adalah orang yang mendiagnosis kasus chagas pertama pada manusia tanggal 14 April 1909 setelah meneliti seorang anak bernama Berenice. Sejak saat itu, berbagai penelitian dilakukan untuk memahami gejala, penyebaran, dan cara penanganan penyakit Chagas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....