Hari Memakai Topi, Simak Latar Belakangnya

  • 26 Mar 2026 09:13 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Wear a Hat Day atau Hari Memakai Topi diperingati setiap tahun pada tanggal 26 Maret. Peringatan ini merupakan bentuk kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penelitian tumor otak sekaligus mengumpulkan dana.

Merujuk National Today, Hari Memakai Topi diciptakan sebagai cara untuk menyatukan pikiran untuk memajukan penelitian dalam menemukan obat untuk tumor otak. Pada tahun 1879, ahli bedah Skotlandia William Macewen menjadi orang pertama yang berhasil mengangkat tumor otak.

Pasiennya adalah seorang wanita muda. Dia pulih sepenuhnya dan keadaan berbalik dalam perjuangan melawan penyakit tersebut.

Terlepas dari kemajuan signifikan dalam 150 tahun terakhir, masih belum ada obat yang benar-benar ampuh untuk tumor otak. Sehingga, Hari Memakai Topi lahir untuk mengumpulkan dana dan meningkatkan kesadaran akan penelitian terkait penyakit mematikan tersebut.

Tak hanya digunakan sebagai bentuk perlindungan dari unsur-unsur eksternal, topi juga dikenakan sebagai simbol perlindungan internal. Dengan semakin banyak membahas tentang kondisi tersebut, maka kita saling membantu untuk mendeteksi gejala sejak dini dan dengan mengumpulkan dana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....