Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia, Ketahui Sejarahnya

  • 26 Mar 2026 07:49 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Salah satu peringatan penting yang diperingati pada tanggal 26 Maret yakni Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia. Peringatan ini juga dikenal sebagai 'Purple Day'.

Merujuk laman National Today, peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan penyakit Epilepsi. Selain itu juga untuk menghilangkan rasa takut dan stigma yang menyertainya.

Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia digagas oleh Cassidy Megan. Dia terinspirasi dari perjuangannya sendiri sebagai penderita epilepsi.

Adapun perayaannya pertama kali diperingati pada tahun 2008. Bagi pasien epilepsi peringatan ini menjadi pengingat bahwa mereka tak sendirian.

Ide Cassidy ini lantas dilirik oleh Asosiasi Epilepsi Maritim. Mereka kemudian mengembangkan ide itu dan menetapkan Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia atau Purple Day.

Untuk meluncurkan perayaan ini secara internasional, mereka bergabung dengan Yayasan Anita Kaufmann. Kolaborasi ketiganya telah menghasilkan keterlibatan berbagai organisasi, sekolah, bisnis, politisi, dan selebriti di seluruh dunia.

Epilepsi adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan listrik di otak yang mengakibatkan kejang dalam berbagai jenis. Kejang yang dialami penderita epilepsi, membuat banyak orang takut mendekatinya dan menjaga jarak dari mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....