Hari Solidaritas Internasional untuk Anggota Staf yang Ditahan dan Hilang

  • 25 Mar 2026 12:27 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Tanggal 25 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Solidaritas Internasional untuk Anggota Staf yang Ditahan dan Hilang. Melansir situs National Today, peringatan ini bertujuan untuk menghormati para pekerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menghadapi risiko tinggi dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Peringatan ini terinspirasi dari kisah Alec Collett, seorang jurnalis yang bekerja untuk badan PBB yang menjadi korban penculikan. Peristiwa itu membuktikan bahwa para staf di wilayah konflik dan daerah berisiko lebih rentan terhadap ancaman.

Tak sedikit anggota staf PBB yang harus bekerja di situasi berbahaya saat menjalankan misi perdamaian dan kemanusiaan. Risiko yang mereka hadapi pun kian besar seiring meningkatnya kebutuhan akan operasi perdamaian. Hal itu mulai dari ancaman penculikan, kekerasan sampai kehilangan nyawa.

Melalui peringatan ini, masyarakat dunia diajak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan bagi para pekerja kemanusiaan. Hari ini juga menjadi seruan untuk menuntut keadilan dan memastikan keselamatan mereka yang berkontribusi dalam menjaga perdamaian global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....