Simak Sejarah Hari Down Syndrome Sedunia
- 21 Mar 2026 14:32 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - World Down Syndrome Day atau Hari Down Syndrome Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 21 Maret. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang kondisi down syndrome.
Hari Down Syndrome Sedunia berfokus pada peningkatan koneksi untuk memastikan bahwa semua orang dengan sindrom Down mampu terhubung dan berpartisipasi secara setara dengan orang lain. Pada Desember 2011, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 21 Maret sebagai Hari Down Syndrome Sedunia.
Namun, peringatannya mulai berlaku pada 2012 serta diperingati setiap tahunnya di tanggal 21 Maret. Seperti diketahui, bagi penderita down syndrome dan disabilitas intelektual, stereotip menghalangi mereka untuk diperlakukan seperti orang non disabilitas.
Karena stereotip itulah mereka diperlakukan seperti anak kecil, diremehkan, dan diperlakukan dengan sangat buruk, atau bahkan dianiaya. Di seluruh dunia, penderita down syndrome bahkan diperlakukan buruk.
Mereka juga tidak mendapat pendidikan yang berkualitas, tidak diberi kesempatan untuk bekerja dan mencari uang sendiri, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, serta hal-hal diskriminasi lainnya. Dengan dasar itulah maka 21 Maret diperingati Hari Down Syndrome Sedunia. Tujuannya untuk menyadarkan serta menciptakan satu suara global yang mengadvokasi hak, inklusi, dan kesejahteraan para penyandang sindrom Down.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....