Simak Sejarah Peringatan Hari Puisi Sedunia

  • 21 Mar 2026 14:05 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Setiap tahun pada tanggal 21 Maret diperingati sebagai Hari Puisi Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk mendukung keragaman bahasa melalui ekspresi puitis.

Peringatan ini juga menjadi momen untuk meningkatkan visibilitas puisi di media dan meningkatkan kesempatan bagi bahasa-bahasa yang terancam punah untuk didengar di tingkat lokal dan internasional. Peringatan Hari Puisi Sedunia juga dimaksudkan untuk mendorong kembalinya tradisi lisan pembacaan puisi, mempromosikan pengajaran puisi, memulihkan dialog antara puisi dan seni lainnya.

Merujuk laman National Today, peringatan ini diusulkan oleh UNESCO dalam Konferensi Umum yang diadakan di Paris pada tahun 1999. Pihak UNESCO mengharapkan perayaan ini mampu melestarikan bahasa-bahasa yang terancam punah, maupun merangsang ekspresi puisi sepanjang waktu.

Selain itu, juga menjadi momentum untuk mendorong orang guna mengeksplorasi kreativitas dalam menulis dan menikmati puisi. Disisi lain, Hari Puisi Sedunia merupakan penghargaan untuk para penyair yang telah berperan dalam menciptakan dan mempromosikan puisi ke masyarakat.

Untuk diketahui, puisi dapat ditemukan dalam sejarah setiap bangsa. Puisi paling awal muncul pada Epik Gilgamesh sekitar tahun 2000 SM. Namun kemungkinan besar, puisi sudah ada bahkan sebelum penyebaran literasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....