Peringatan Hari Obesitas Sedunia, Simak Sejarahnya
- 04 Mar 2026 09:48 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Hari Obesitas Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 4 Maret. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit obesitas yang terus meningkat dan perlu untuk dicegah.
Berdasarkan laman World Obesity Federation (WOF) atau Federasi Obesitas Dunia, peringatan Hari Obesitas Sedunia ditetapkan pada tahun 2015 oleh WOF. WOF merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Mulanya peringatan ini diperingati setiap tanggal 11 Oktober. Namun, tanggal peringatannya dipindah ke tanggal 4 Maret pada tahun 2020.
Hal itu agar selaras dengan inisiatif kesehatan global lainnya dan meningkatkan dampaknya. Merujuk buku Panduan Hari Obesitas Sedunia 2024 yang diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, obesitas adalah kondisi medis ditandai dengan penumpukan lemak berlebih di dalam tubuh.
| Baca juga: Hari Zoonosis Sedunia, Ini Latar Belakangnya |
Dalam beberapa dekade terakhir, prevalensi obesitas kian meningkat di berbagai negara maju maupun berkembang. Bahkan, diperkirakan pada tahun 2030, 1 dari 5 wanita dan 1 dari 7 pria akan hidup dengan obesitas.
Peningkatan kasus obesitas itu disebabkan oleh beragam faktor. Faktor tersebut seperti misalnya pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik maupun faktor genetik.
Tak hanya itu, kebiasaan makan berlebihan, konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, serta kurangnya berolahraga juga menjadi penyebab utama obesitas. Diketahui, seseorang penderita obesitas akan mengalami dampak serius pada kesehatannya. Mulai dari risiko terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan beberapa jenis kanker lainnya.
Dengan demikian Hari Obesitas Sedunia diperingati untuk mendorong upaya pencegahan serta pengobatan obesitas. Langkah pencegahan yang bisa dilakukan yakni rutin berolahraga maupun menerapkan pola makan sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....