Kisah Dibalik Adanya Hari Kemerdekaan Nauru

  • 31 Jan 2026 12:48 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Nauru - Tanggal 31 Januari setiap tahunnya Nauru memperingati Hari Kemerdekaannya. Peringatan ini merupakan hari libur nasional di negara itu.

Berdasarkan laman National Today, pada tanggal 31 Januari 1968, Republik Nauru secara resmi mendeklarasikan kemerdekaannya serta berdiri sebagai negara berdaulat. Adapun sejarah Nauru tak lepas dari masa penjajahan.

Sampai akhir abad ke-19, pulau kecil di Samudra Pasifik ini berada di bawah kekuasaan Jerman yang tertarik pada cadangan fosfat yang melimpah sebagai sumber kekayaan. Usai Perang Dunia I berakhir, Nauru dikelola bersama oleh Australia, Selandia Baru, dan Inggris.

Situasi berubah ketika Perang Dunia II, saat Jepang menduduki Nauru dan menjadikannya sebagai pangkalan militer dan landasan udara. Pada tahun 1943, pasukan Jepang mendeportasi sekitar 1.200 penduduk asli Nauru ke Laguna Chuuk (Truk) untuk dijadikan buruh.

Setelah Jepang kalah perang, para penduduk itu akhirnya kembali ke Nauru pada 31 Januari 1946. Pasca perang, Nauru kembali berada di bawah kendali Australia, Selandia Baru, dan Inggris, dengan administrasi utama dipegang oleh Australia. Sampai akhirnya, pada 31 Januari 1968, Nauru memproklamasikan kemerdekaannya dari Inggris dan resmi menjadi sebuah republik berdaulat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....