Hari Bahasa Isyarat Internasional 2025, Ini Tema Peringatannya

  • 23 Sep 2025 11:14 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Hari Bahasa Isyarat Internasional diperingati setiap tahun pada tanggal 23 September oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Merujuk laman National Today, dipilihnya tanggal tersebut berdasarkan hari berdirinya Federasi Tuna Rungu Dunia (WFD) pada tahun 1951.

Setiap tahunnya, untuk memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional diusung tema berbeda. Meski demikian, semangatnya selalu sama yakni mendorong inklusi, kesetaraan serta penghormatan terhadap komunitas Tuli.

Tema yang diangkat pada peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional tahun 2025 yakni 'No Human Rights Without Sign Language Rights'. Dalam bahasa Indonesia berarti 'Tidak Ada Hak Asasi Manusia Tanpa Hak Bahasa Isyarat'.

Tema tersebut mengajak pemerintah, lembaga pendidikan, media, dan masyarakat luas untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan dan pengakuan bahasa isyarat. Berdasarkan data dari WFD, sekitar 72 juta orang tuna rungu di dunia yang menggunakan lebih dari 300 bahasa isyarat.

Walau strukturnya berbeda, bahasa isyarat merupakan bahasa alami yang setara pentingnya dengan bahasa lisan. Bahasa isyarat internasional juga dipergunakan dalam pertemuan global atau ketika orang tuna rungu bepergian ke luar negeri.

Setiap negara biasanya memiliki bahasa isyarat sendiri. Beberapa negara bahkan memiliki lebih dari satu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....