Heboh Istilah Lavender Marriage, Begini Artinya!
- 20 Jan 2025 11:06 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Belakang ini publik dihebohkan dengan istilah 'Lavender Marriage' yang santer dibahas di media sosial. Hal itu mencuri perhatian generasi muda yang tentunya aktif membahas beragam isu seputar hubungan.
Melansir Marriage.com, istilah Lavender Marriage atau Pernikahan Lavender merupakan suatu ikatan pernikahan antara seorang laki-laki dan perempuan yang mana salah satu dari mereka mempunyai orientasi seksual berbeda misalnya homoseksual ataupun biseksual. Dengan demikian, adanya pernikahan tersebut umumnya dilakukan bukan atas dasar cinta, tetapi untuk alasan yang lebih kompleks.
Istilah lavender tertuju pada perpaduan warna yang secara tradisional berkaitan dengan gender. Adapun warna lavender juga mencerminkan non konformitas dalam aspek gender serta seksualitas.
Lavender Marriage sering kali diatur dengan maksud menyembunyikan orientasi seksual salah satu pasangan dari tekanan masyarakat yang ada. Walau ada pengakuan terhadap pernikahan sesama jenis beberapa negara, namun stigma sosial akan komunitas LGBTQ masih sangat kuat.
Hal itulah melatarbelakangi adanya Lavender Marriage. Sehingga Lavender Marriage menjadi pilihan bagi seseorang yang ingin menghindari stigma tersebut sehingga melindungi karier maupun reputasinya.
Disamping melindungi individu dari stigma sosial, pernikahan ini juga memberikan beragam keuntungan hukum dan finansial. Misalnya saja pengurangan pajak, hak waris, serta akses terhadap tunjangan kesehatan.
Walaupun sering menjadi topik yang kurang dibahas secara terbuka, namun Lavender Marriage dapat ditemukan di segala penjuru dunia. Bahkan fenomena ini juga sering terjadi di kalangan publik figur yakni selebritas serta politisi.
Dalam konteks ini, Lavender Marriage berfungsi sebagai jembatan untuk mereka yang terjebak antara identitas seksual dan tuntutan sosial. Tentunya untuk membuktikan bahwa isu ini masih relevan serta penting untuk dibicarakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....