Manasik Haji Buleleng 2025, Persiapan Matang Menuju Keberangkatan

  • 27 Apr 2025 21:56 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Manasik Haji adalah salah satu tahapan penting dalam rangkaian persiapan ibadah haji yang dilakukan setiap tahun. Untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan perjalanan ibadah haji, Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Buleleng tahun 2025 mempersiapkan jemaahnya dengan maksimal. Ustad Haji Agus Anurrachman, selaku penyelenggara haji, menjelaskan beberapa informasi penting terkait jumlah jemaah, tantangan, dan persiapan jelang keberangkatan, pada Minggu (27/4/2025)

Dalam penjelasannya, Ustad Haji Agus mengungkapkan bahwa total jemaah haji Kabupaten Buleleng tahun 2025 ini sebanyak 92 orang, namun jumlah jemaah yang siap berangkat hanya 84 orang. Beberapa jemaah mengalami kendala, salah satunya terkait masalah visa yang masih menunggu keputusan pengadilan. Meski demikian, persiapan lainnya berjalan lancar, termasuk pelaksanaan manasik haji yang sudah dimulai pada 19 April 2025.

“Alhamdulillah jemaah kami Buleleng tahun 2025 ini yang nyangkut untuk berangkat itu ada total 92 orang. 92 orang ini di mana dari 92 orang ini ada 7 orang itu mutasi berangkat dari luar Bali. Sisanya ada 85 orang, dari 85 ini ada satu yang bermasalah. Dia sudah melakukan pelunasan, sedang melakukan pemeriksaan kesehatan, tinggal menunggu berangkat, namun terkendala masalah visa,” ujarnya.

Selain itu, Ustad Haji Agus juga menyampaikan bahwa pelaksanaan manasik haji akan selesai pada 27 April 2025, dengan materi yang lebih fokus pada fikih haji dan praktik manasik. Pada kesempatan tersebut, jemaah haji juga diwajibkan untuk melakukan vaksin meningitis dan polio sebagai bagian dari persyaratan pemerintah.

Sebagai informasi, keberangkatan jemaah haji Kabupaten Buleleng dijadwalkan akan dimulai pada 21 Mei 2025, dengan titik pemberangkatan dari Masjid Agung Jami' Singaraja menuju Embarkasi Surabaya. Dalam hal ini, usia jemaah tertua berasal dari Pegayaman, yaitu Ibu Siti Maimunah yang berusia 90 tahun, sedangkan jemaah termuda adalah Bapak Eki, yang menggantikan ibunya yang meninggal dunia.

Harapan dari penyelenggara adalah agar dengan pelaksanaan manasik haji ini, para jemaah bisa melaksanakan ibadah haji secara mandiri dan memahami dengan baik seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji yang akan dijalani.

"Insya Allah persiapan demi persiapan sudah kita laksanakan. Hak dan kewajiban jamaah sudah kita tunaikan, tinggal nanti pada saat pemberangkatan, mereka dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar," tambahnya.

Dengan persiapan yang matang, jemaah haji Kabupaten Buleleng siap menjalani perjalanan ibadah haji tahun 2025 dengan penuh keyakinan dan kelancaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....