Komoditas Rentan Picu Kenaikan Harga Jelang Puasa
- 30 Jan 2026 14:15 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kenaikan harga kebutuhan pokok kembali menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat menjelang bulan puasa. Lonjakan harga terjadi hampir setiap tahun dan selalu memberi tekanan pada daya beli, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah. Kondisi ini membuat masyarakat harus semakin selektif dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Beban tersebut tidak hanya dirasakan oleh ibu rumah tangga sebagai pengelola keuangan keluarga. Pedagang kecil dan pekerja harian juga ikut terdampak karena penghasilan yang tidak menentu harus berhadapan dengan harga bahan pokok yang terus naik. Situasi ini memaksa banyak keluarga menekan pengeluaran demi bertahan.
Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan signifikan, mulai dari minyak goreng, cabai, bawang, hingga telur. Kenaikan harga ini terjadi secara bertahap dan cenderung merata di pasar tradisional. Akibatnya, kebutuhan dasar yang sebelumnya mudah dijangkau kini menjadi beban tambahan.
Pedagang menyebut meningkatnya permintaan jelang puasa kerap tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai. Gangguan distribusi dan biaya operasional yang meningkat turut memengaruhi harga jual di tingkat pasar. Kondisi tersebut akhirnya dibebankan kepada konsumen.
Di sisi lain, masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menekan laju kenaikan harga. Operasi pasar, pengawasan distribusi, dan jaminan ketersediaan stok dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga. Tanpa intervensi, lonjakan harga dikhawatirkan terus berulang setiap tahun.
Menjelang bulan puasa, stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi kebutuhan mendesak. Jika tidak segera diatasi, kenaikan harga berpotensi memperlebar tekanan ekonomi masyarakat. Pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan hadir memastikan kebutuhan dasar tetap terjangkau bagi semua lapisan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....