Imigrasi Sosialisasi Cegah TPPO ke Calon PMI di Jembrana

  • 17 Apr 2026 09:40 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja menggelar sosialisasi pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM) kepada calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Jembrana.

Sosialisasi menyasar para calon PMI yang masih menjalani pelatihan di sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar mereka tidak terjerat praktik ilegal saat bekerja ke luar negeri.

Petugas Imigrasi memberikan pemahaman terkait berbagai modus yang kerap digunakan pelaku, seperti iming-iming pekerjaan ringan dengan gaji tinggi. Modus tersebut dinilai masih efektif menjaring korban, khususnya kalangan muda yang minim pengalaman dan informasi.

Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Richard Jandres Tarigan, Rabu 15 April 2026 mengatakan sosialisasi ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan calon PMI sebelum berangkat ke luar negeri.

Ia menegaskan, banyak kasus terjadi akibat keberangkatan nonprosedural yang justru merugikan pekerja itu sendiri. Karena itu, pihaknya mendorong calon PMI untuk memahami prosedur resmi serta mengenali potensi risiko di negara tujuan.

Sementara itu, salah satu calon PMI asal Jembrana, Nailatul Aini, mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat. Ia merasa mendapat bekal pengetahuan yang cukup untuk menghindari praktik perdagangan orang maupun penyelundupan manusia.

Imigrasi Singaraja mencatat beberapa negara yang kerap menjadi tujuan dalam kasus TPPO dan TPPM, di antaranya Kamboja, Thailand, serta kawasan Timur Tengah. Untuk wilayah Timur Tengah, umumnya terkait pekerjaan sebagai asisten rumah tangga, sedangkan Kamboja banyak menyasar tenaga kerja di bidang teknologi informasi.

Meski hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kasus TPPO maupun TPPM di wilayah kerja Imigrasi Singaraja sepanjang tahun berjalan, pihaknya tetap mengingatkan adanya potensi kasus yang ditangani instansi lain, seperti kepolisian. Melalui kegiatan ini, Imigrasi berharap calon PMI dapat lebih waspada dan tidak mudah tergiur tawaran kerja yang tidak jelas, sehingga terhindar dari praktik perdagangan orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....