Buku Fisik Tetap Bertahan di tengah Gempuran Era Digital

  • 28 Jun 2026 15:03 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Berbagai platform digital kini menyediakan jutaan referensi yang dapat diakses hanya melalui gawai. Namun, di tengah kemudahan tersebut, buku fisik masih menunjukkan eksistensinya dan tetap menjadi pilihan banyak kalangan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa transformasi digital tidak serta-merta menggeser seluruh kebiasaan membaca masyarakat. Sebagian pembaca justru masih memilih buku cetak sebagai media utama untuk menikmati bacaan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan akan pengalaman membaca yang nyaman masih menjadi pertimbangan penting.

Buku fisik dinilai mampu menghadirkan pengalaman membaca yang lebih fokus. Tanpa gangguan notifikasi maupun aplikasi lain, pembaca dapat lebih mudah berkonsentrasi memahami isi bacaan. Selain itu, interaksi langsung dengan halaman buku juga membantu sebagian orang mengingat materi yang telah dibaca.

Di sisi lain, meningkatnya penggunaan perangkat digital dalam aktivitas sehari-hari membuat sebagian masyarakat mulai membatasi waktu menatap layar. Membaca buku fisik menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi paparan layar sekaligus memberikan waktu istirahat bagi mata. Aktivitas ini juga kerap dimanfaatkan sebagai sarana relaksasi setelah menjalani rutinitas yang padat.

Tak hanya sebagai sumber informasi, buku fisik juga memiliki nilai lebih sebagai koleksi pribadi. Desain sampul, kualitas cetakan, hingga edisi khusus menjadikan buku memiliki nilai estetika dan sentimental yang sulit digantikan versi digital. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa buku cetak diperkirakan masih akan tetap relevan meski perkembangan teknologi terus berlangsung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....