Camping vs Glamping: Dua Cara Menikmati Alam dengan Gaya Berbeda
- 26 Feb 2026 15:04 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja — Tren berlibur di alam terbuka semakin diminati dalam beberapa tahun terakhir. Namun, cara masyarakat menikmati suasana alam kini terbagi dalam dua pilihan populer: camping dan glamping. Meski sama-sama dilakukan di alam terbuka, keduanya menawarkan pengalaman yang berbeda.
Camping atau berkemah tradisional identik dengan kesederhanaan dan nuansa petualangan. Para peserta biasanya membawa serta perlengkapan sendiri, mulai dari tenda, alat masak, hingga kantong tidur. Aktivitas seperti mendirikan tenda, menyalakan api unggun, dan memasak di alam terbuka menjadi bagian dari pengalaman yang tidak terpisahkan.
“Camping memberikan sensasi kedekatan langsung dengan alam. Kita belajar mandiri dan beradaptasi,” ujar Gede Ary, seorang pegiat wisata alam saat ditemui di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Sukasada, Rabu 25 Februari 2026.
Berbeda dengan camping, glamping—singkatan dari glamorous camping—menawarkan konsep berkemah dengan fasilitas layaknya hotel. Tenda sudah terpasang rapi dengan tempat tidur nyaman, pencahayaan, serta kamar mandi pribadi. Beberapa lokasi bahkan menyediakan pendingin ruangan dan layanan makanan.
Konsep ini dinilai cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Tak heran, glamping kerap menjadi pilihan keluarga maupun pasangan yang menginginkan pengalaman berlibur yang praktis namun tetap unik.
Secara biaya, glamping umumnya lebih mahal dibandingkan camping tradisional karena fasilitas yang disediakan. Namun, keduanya tetap memiliki pasar tersendiri sesuai kebutuhan dan preferensi wisatawan.
Pada akhirnya, pilihan antara camping dan glamping kembali pada tujuan berlibur masing-masing. Bagi pencinta tantangan dan kesederhanaan, camping bisa menjadi opsi utama. Sementara bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan, glamping menawarkan alternatif menarik untuk menikmati alam tanpa repot.
Dengan meningkatnya minat terhadap wisata alam, baik camping maupun glamping diperkirakan akan terus berkembang sebagai bagian dari tren pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....