Seni dan Kreasi Merangkai Bunga dari Halaman Rumah
- 03 Des 2025 07:57 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas berbasis alam, merangkai bunga dengan bahan-bahan yang dipetik langsung dari kebun sendiri menjadi salah satu tren yang kembali mendapat perhatian. Selain ekonomis, cara ini dinilai lebih berkelanjutan dan menghasilkan rangkaian yang memiliki karakter unik sesuai kondisi lingkungan tempat tumbuhan itu berasal.
Pada rangkaian yang disusun dari kebun rumah ini, marigold mendominasi dengan warna kuning dan jingga yang mencolok. Bunga yang mudah tumbuh di iklim tropis ini kerap dijadikan pilihan utama karena daya tahannya tinggi dan ketersediaannya melimpah.
Keberadaan marigold juga memberi kesan ceria dan kontras yang kuat, menjadikannya elemen penting dalam banyak rangkaian bunga tradisional maupun modern. Sementara itu, bunga kecombrang atau torch ginger ditempatkan sebagai focal point.
Warna merahnya yang intens serta bentuk kelopaknya yang tebal menghadirkan aksen eksotis yang semakin menonjolkan identitas rangkaian sebagai produk kebun tropis. Kecombrang yang mulai merekah memberikan tekstur berbeda, sekaligus menghadirkan aroma lembut khas tanaman rempah ini.
Dari sisi penyusunan, penggunaan dedaunan seperti pakis, daun hijau panjang, dan rumpun daun bertekstur halus memberi keseimbangan visual. Pola daun pakis yang rapi menciptakan lapisan latar yang kuat, sementara dedaunan lain berfungsi menambah kedalaman dan ritme pada komposisi.
Kehadiran elemen-elemen ini menegaskan bahwa rangkaian bunga kebun tidak selalu harus terlihat rapi dan formal; keindahan justru hadir dari kesan alami yang dibiarkan tetap dominan. Praktik merangkai bunga dari kebun sendiri kini banyak dipilih karena memberikan ruang eksplorasi yang lebih bebas dibandingkan rangkaian bunga komersial.
Setiap bunga dipetik dalam kondisi segar, sehingga warna dan aromanya tampil maksimal. Selain itu, aktivitas ini juga dinilai menumbuhkan kedekatan dengan lingkungan sekitar, sejalan dengan tren gaya hidup hijau dan upaya meminimalkan limbah dekoratif.
/u38dv33jgetka7p.jpeg)
Seni merangkai bunga tanpa bunga-bunga komersial (Foto: RRI/Wangi)
Hasil akhirnya adalah rangkaian yang bukan hanya mempercantik ruang, tetapi juga menjadi representasi langsung dari potensi alam di sekitar rumah. Dengan memanfaatkan tanaman yang sudah ada, kegiatan sederhana seperti ini dapat menjadi langkah kecil untuk memperkenalkan kembali nilai keaslian, ketahanan, dan estetika kebun tropis kepada masyarakat luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....