Mengapa Hari Minggu Ditetapkan Sebagai Hari Libur?
- 22 Feb 2025 22:52 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Hari Minggu adalah hari yang dinanti oleh banyak orang karena menjadi hari libur dalam sepekan. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa hari Minggu dipilih sebagai hari libur? Bagaimana sejarah di balik tradisi ini dan mengapa banyak negara mengikuti kebiasaan ini?
Asal-usul hari Minggu sebagai hari libur dapat ditelusuri hingga masa Kekaisaran Romawi. Bangsa Romawi Kuno, yang pada masa itu menguasai banyak wilayah di Eropa, menetapkan hari Minggu sebagai hari istirahat dari aktivitas kerja. Mereka menganggap hari ini sebagai hari yang baik untuk beribadah. Oleh karena itu, segala aktivitas pekerjaan dihentikan dan hari Minggu diwarnai dengan kegiatan keagamaan serta refleksi spiritual.
Penerapan hari libur pada hari Minggu kemudian diteruskan ke wilayah-wilayah yang berada di bawah kekuasaan Romawi, termasuk Belanda. Ketika Belanda menjajah Indonesia, kebiasaan ini dibawa serta, dan hari Minggu pun menjadi hari libur bagi para pekerja di Indonesia. Sejak saat itu, tradisi ini terus dipertahankan hingga kini, menjadikan hari Minggu sebagai hari libur nasional yang berlaku di banyak negara, termasuk Indonesia.
Dalam budaya Romawi Kuno, hari Minggu tidak hanya dianggap hari untuk beribadah, tetapi juga hari yang istimewa, sehingga mereka sering menandai hari itu dengan warna merah, sebagai simbol pentingnya hari tersebut. Tradisi ini memberikan pengaruh yang kuat, tidak hanya di Romawi, tetapi juga di negara-negara yang kemudian menganut kebiasaan tersebut.
Inilah yang menjelaskan mengapa hari Minggu dipilih sebagai hari libur di banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Pengaruh kebiasaan dari masa lalu ini terus bertahan hingga sekarang, menjadikan hari Minggu sebagai waktu yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....