Dari Thrift Fashion ke Runway Chanel, Rachel Ojuromi Wujudkan Mimpi di PFW

  • 06 Okt 2026 16:00 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Rachel Ojuromi, kreator konten dan creative director dari Lagos, Nigeria, membuat debut runway pertamanya di Chanel Paris Fashion Week (PFW) koleksi Spring/Summer 2027.
  • Penampilan di runway Chanel merupakan momen spesial dan pencapaian signifikan dalam perjalanan karir fashion internasional Rachel Ojuromi.
  • Rachel datang langsung dari Lagos menuju Paris untuk tampil di panggung salah satu rumah mode paling ikonik dan prestisius di dunia.

RRI.CO.ID, Singaraja - Nama Rachel Ojuromi, kreator konten sekaligus creative director asal Lagos, Nigeria, menjadi perhatian setelah dirinya tampil di runway Chanel dalam ajang Paris Fashion Week (PFW) untuk koleksi Spring/Summer 2027.

Penampilan tersebut menjadi momen spesial bagi Rachel karena merupakan debut runway pertamanya. Ia datang langsung dari Lagos menuju Paris untuk berjalan di panggung salah satu rumah mode paling ikonik di dunia.

Perjalanan Rachel menuju runway Chanel tidak terjadi secara instan. Sebelumnya, ia dikenal melalui konten fashion kreatif di media sosial dengan akun @giverachelashot. Rachel kerap mengubah aktivitas sehari-harinya menjadi seperti sebuah pertunjukan runway dengan memadukan gaya, ekspresi, dan konsep visual yang menarik.

Ia juga dikenal karena kemampuannya menciptakan kembali berbagai tampilan fesyen mewah menggunakan pakaian thrift. Kreativitas tersebut membuat kontennya mendapat perhatian luas di media sosial.

Salah satu konten yang mencuri perhatian adalah ketika Rachel merekonstruksi tampilan Chanel Métiers d'Art menggunakan pakaian yang ia dapatkan dari thrift store. Konten tersebut kemudian semakin ramai diperbincangkan setelah mendapat perhatian dari pihak Chanel.

Creative Director Chanel, Matthieu Blazy, bahkan sempat meninggalkan komentar di salah satu konten Rachel. Interaksi tersebut menjadi salah satu momen yang memperlihatkan bagaimana kreativitas Rachel mulai mendapatkan perhatian dari industri fesyen.

Kini, Rachel tidak lagi sekadar merekonstruksi tampilan Chanel melalui konten digital. Ia justru berdiri di atas runway dan mengenakan koleksi Chanel secara langsung di Paris.

Perjalanan tersebut menjadi sebuah momen perubahan bagi Rachel. Apa yang sebelumnya ia lakukan melalui pakaian thrift dan kamera ponsel akhirnya membawanya ke panggung Paris Fashion Week sebagai bagian dari peragaan busana Chanel.

Kisah Rachel juga menunjukkan bagaimana media sosial dapat menjadi ruang bagi kreator untuk memperkenalkan perspektif dan kreativitas mereka kepada industri fesyen global. Dari Lagos, Nigeria, Rachel berhasil membawa karya dan gayanya hingga ke salah satu panggung mode terbesar di dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....