KLa Project Bikin Singaraja Bernyanyi, Bulfest 2026 Jadi Panggung Nostalgia

  • 19 Agt 2026 07:58 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Malam pertama pelaksanaan Buleleng Festival atau Bulfest 2026, Selasa 18 Agustus 2026, berubah menjadi panggung nostalgia bagi para pencinta musik Indonesia. KLa Project yang tampil dalam rangkaian pembukaan festival berhasil menghadirkan suasana meriah dengan antusiasme penonton yang membludak.

Penonton memenuhi kawasan pertunjukan untuk menikmati penampilan grup musik yang dikenal melalui karya-karya popnya sejak era akhir 1980-an. KLa Project sendiri merupakan salah satu grup musik penting dalam perjalanan musik pop Indonesia, dengan Katon Bagaskara, Lilo, dan Adi Adrian sebagai nama-nama yang melekat dalam perjalanan grup tersebut.

Bukan hanya generasi yang tumbuh bersama musik KLa Project, penonton dari berbagai usia juga terlihat menikmati pertunjukan. Lagu-lagu yang telah akrab di telinga masyarakat menjadi jembatan yang mempertemukan kenangan masa lalu dengan suasana festival masa kini.

Kemeriahan tersebut semakin memperkuat konsep Bulfest 2026 yang sengaja membawa masyarakat kembali merasakan atmosfer Buleleng tempo dulu. Tidak hanya melalui musik, festival tahun ini juga menghadirkan seni, budaya, kuliner, dan berbagai aktivitas yang merepresentasikan kehidupan Buleleng pada masa lalu.

Bagi penonton, kehadiran KLa Project bukan sekadar hiburan. Pertunjukan tersebut menjadi ruang untuk mengingat kembali masa ketika lagu-lagu KLa Project menemani perjalanan kehidupan, sekaligus menikmati karya musik tersebut secara langsung di tengah keramaian Bulfest.

Antusiasme penonton yang begitu besar menunjukkan bahwa musik yang lahir dari sebuah era tertentu tetap memiliki tempat di hati masyarakat. KLa Project membuktikannya melalui penampilan di hari pertama Bulfest 2026 yang sukses menghidupkan kembali kenangan dan menghadirkan pengalaman musik lintas generasi.

Panggung KLa Project tidak hanya menjadi hiburan pembuka, tetapi juga menjadi bagian penting dari semangat “Uriping Rasa”—menghidupkan kembali rasa, cerita, dan identitas Buleleng melalui pengalaman yang dapat dirasakan bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....