Sering Muncul di Media Sosial, Apa Itu Weaponized Incompetence? Simak Artinya

  • 23 Jul 2026 14:33 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Belakangan ini, istilah weaponized incompetence semakin sering menjadi perbincangan di media sosial, terutama di TikTok, Instagram, dan X. Banyak warganet menggunakan istilah ini untuk menggambarkan seseorang yang selalu mengaku tidak bisa melakukan suatu hal. Namun, apa sebenarnya arti dari istilah tersebut?

Secara sederhana, weaponized incompetence merupakan perilaku ketika seseorang sengaja menunjukkan diri seolah-olah tidak mampu mengerjakan suatu tugas, atau mengerjakannya dengan hasil yang kurang maksimal, sehingga orang lain akhirnya mengambil alih tanggung jawab tersebut.

Sebagai contoh, dalam tugas kelompok terdapat seseorang yang selalu mengatakan bahwa dirinya tidak pandai membuat presentasi atau menyusun laporan. Akhirnya, tugas tersebut terus dikerjakan oleh anggota lain karena dianggap lebih cepat dan lebih mudah daripada harus mengajarkan kembali.

Contoh serupa juga dapat ditemukan di lingkungan kerja. Misalnya, ada rekan kerja yang berulang kali mengaku belum memahami cara menggunakan aplikasi tertentu, meskipun sudah beberapa kali diberikan penjelasan. Pada akhirnya, pekerjaan tersebut kembali dikerjakan oleh orang lain.

Meski demikian, penting untuk memahami bahwa weaponized incompetence berbeda dengan seseorang yang memang belum memiliki kemampuan. Orang yang benar-benar belum menguasai suatu keterampilan umumnya memiliki keinginan untuk belajar, menerima masukan, dan terus berusaha meningkatkan kemampuannya. Sementara itu, perilaku weaponized incompetence biasanya ditandai dengan tidak adanya upaya untuk berkembang meskipun sudah berulang kali diberikan kesempatan.

Fenomena ini tidak hanya dikaitkan dengan hubungan pertemanan, tetapi juga dapat terjadi dalam lingkungan keluarga, hubungan pasangan, hingga dunia kerja. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat membuat pembagian tanggung jawab menjadi tidak seimbang dan membebani orang lain.

Jadi, ketika menemukan istilah weaponized incompetence di media sosial, kini kamu sudah mengetahui maknanya. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang secara terus-menerus menunjukkan ketidakmampuan sehingga tanggung jawabnya akhirnya diambil alih oleh orang lain.

Pernahkah kamu menjumpai situasi seperti ini di lingkungan pertemanan, kampus, atau tempat kerja?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....