Kebiasaan Scroll HP sebelum Tidur Sulit Ditinggalkan

  • 03 Mar 2026 19:07 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kebiasaan scroll HP sebelum tidur semakin sulit dilepaskan di era digital saat ini. Banyak orang merasa belum lengkap menutup hari tanpa membuka media sosial, membaca berita, atau sekadar menonton video singkat. Aktivitas yang awalnya hanya beberapa menit sering kali berubah menjadi berjam-jam tanpa terasa. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada remaja, tetapi juga orang dewasa hingga lansia. Gawai yang selalu berada dalam genggaman membuat akses informasi dan hiburan begitu mudah, bahkan hingga menjelang mata terpejam.

Secara psikologis, kebiasaan ini dipicu oleh rasa ingin tahu dan kebutuhan akan hiburan instan. Fitur notifikasi yang terus muncul menimbulkan dorongan untuk segera membuka layar. Selain itu, algoritma media sosial dirancang untuk membuat pengguna betah berlama-lama. Tanpa disadari, otak terus menerima rangsangan visual dan emosional yang justru membuat tubuh sulit beristirahat. Padahal, waktu menjelang tidur seharusnya menjadi momen relaksasi agar pikiran lebih tenang dan siap memasuki fase tidur yang berkualitas.

Dari sisi kesehatan, paparan cahaya biru dari layar ponsel dapat mengganggu produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur. Akibatnya, seseorang menjadi lebih sulit mengantuk meski tubuh sudah lelah. Kebiasaan ini juga berpotensi menurunkan kualitas tidur, menyebabkan bangun dalam kondisi tidak segar, hingga menurunkan konsentrasi keesokan harinya. Dalam jangka panjang, kurang tidur dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti stres, gangguan suasana hati, hingga menurunnya daya tahan tubuh. Sayangnya, banyak orang baru menyadari dampaknya setelah mengalami kelelahan berkepanjangan.

Meski sulit ditinggalkan, kebiasaan scroll HP sebelum tidur bukan berarti tidak bisa diubah. Langkah sederhana seperti menetapkan batas waktu penggunaan gawai, mengaktifkan mode malam, atau meletakkan ponsel jauh dari tempat tidur bisa membantu. Mengganti aktivitas dengan membaca buku fisik atau mendengarkan musik yang menenangkan juga dapat menjadi alternatif. Kesadaran akan pentingnya kualitas tidur menjadi kunci utama untuk memutus kebiasaan ini. Dengan komitmen dan disiplin, perlahan-lahan kebiasaan scroll sebelum tidur dapat dikurangi demi kesehatan fisik dan mental yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....