Perayaan Mahashivaratri Prambanan Shiva Festival

  • 14 Feb 2026 15:36 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kawasan megah Candi Prambanan kembali menjadi pusat perhatian dunia spiritual dan budaya. Puncak rangkaian Prambanan Shiva Festival 2026 digelar pada 15 hingga 16 Februari 2026, menghadirkan perayaan Mahashivaratri yang sarat akan makna kedamaian dan harmoni.

Acara yang mengusung tema 'The Holy Month of Shiva for Spiritual, Peace, and Harmony' ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 02.00 PM (14.00 WIB) hingga 08.00 AM (08.00 WIB). Festival ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara InJourney, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, dan Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama RI.

Salah satu momen yang paling dinantikan dalam festival ini adalah Pemandian/Abhisekam Shiva Lingga serta Festival Dipa dan Damaru. Sebanyak 1.008 dipa (pelita) akan dinyalakan secara serentak di pelataran candi, menciptakan lautan cahaya yang melambangkan penyucian jiwa dan kebangkitan spiritual.

Suara dentingan Damaru (alat musik kecil Dewa Shiva) juga akan bergema, mengajak umat dan pengunjung untuk masuk ke dalam suasana kontemplasi yang mendalam. Festival ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan berupa persembahyangan dan wejangan Dharma tetapi juga sebuah pagelaran seni budaya nusantara yang inklusif.

Hadirnya tokoh-tokoh penting seperti Wamenpar Ni Luh Puspa, Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija, serta para tokoh organisasi Hindu (PHDI), menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan Candi Prambanan sebagai destinasi utama wisata religi dunia. Prambanan Shiva Festival 2026 juga dimeriahkan oleh seniman nasional, di antaranya Puja Astawa, Balawan, Arya Suarnata, dan penampilan seni sakral Tari Shiva Tandava Stotram, Tari Shiva Tandava, Tari Bharatanatyam, Tari Bedhaya Majakirana, Tari Laksita Murti, Keroncong Shympony serta hiburan religi lainnya.

"Tentunya sebagai anak muda Buleleng yang lahir di kampung, saya merasa bangga bisa ikut mengisi acara sebagai bintang tamu dalam acara nasional ini," kata Suarnata kepada RRI jelang keberangkatannya dari Bandara Ngurah Rai Denpasar menuju Sleman, Yogyakarta, Sabtu, 14 Februari 2026.

Bagi masyarakat umum dan wisatawan, festival ini menjadi kesempatan langka untuk merasakan langsung kesakralan tradisi Hindu Tentunya di situs warisan dunia UNESCO ini.

"Semoga acara ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta bisa maksimal menghibur seluruh tamu undangan yang hadir dan masyarakat Yogyakarta yang hadir dalam acara ini," ujar Suarnata.

Dengan semangat inklusivitas, Prambanan Shiva Festival 2026 diharapkan dapat mempererat persaudaraan antarumat manusia. Utamanya melalui keindahan budaya dan spiritualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....