Mengurangi Plastik Lewat Kebiasaan Belanja Sehari-hari

  • 05 Feb 2026 07:41 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pernahkah kamu menghitung berapa banyak kantong plastik yang ikut terbawa pulang setiap kali berbelanja? Dari minimarket, pasar tradisional, hingga pusat perbelanjaan modern, kantong plastik hampir selalu diberikan tanpa berpikir panjang. Praktis memang, tapi di balik kepraktisan itu tersimpan persoalan besar. Plastik sekali pakai membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alami. Selama itu pula, plastik akan terus berada di lingkungan, mencemari tanah, sungai, dan laut, serta mengancam makhluk hidup yang ada di dalamnya. Kebiasaan kecil yang dianggap sepele ini, jika dilakukan terus-menerus oleh jutaan orang, menjadi penyumbang besar krisis sampah yang kita hadapi hari ini.

Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK tahun 2023 mencatat bahwa sampah plastik di Indonesia mencapai sekitar 10 juta ton atau 18 persen dari total sampah nasional. Ironisnya, hanya sekitar 11 persen yang berhasil didaur ulang. Sisanya berakhir di tempat pembuangan akhir dan bahkan bocor ke lingkungan, termasuk perairan laut. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah plastik masih jauh dari ideal. Jika pola konsumsi dan kebiasaan belanja tidak berubah, jumlah sampah plastik akan terus bertambah dan memperpanjang siklus kerusakan lingkungan yang dampaknya akan dirasakan oleh generasi mendatang.

Di sinilah konsep eco simple menjadi relevan. Gaya hidup ini menekankan bahwa menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar yang rumit. Justru perubahan kecil yang realistis dan konsisten dapat memberi dampak nyata. Salah satu contohnya adalah mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja. Dengan membawa tas belanja sendiri, kita secara langsung menekan permintaan plastik sekali pakai. Langkah sederhana ini membantu mengurangi timbulan sampah sekaligus membangun kesadaran bahwa setiap pilihan sehari-hari memiliki konsekuensi terhadap lingkungan.

Mengurangi plastik bukan tentang hidup serba sempurna tanpa sampah, melainkan tentang kesadaran untuk bertanggung jawab atas apa yang kita gunakan. Ketika kamu mulai menolak kantong plastik dan memilih alternatif yang lebih ramah lingkungan, kamu sedang mengambil peran dalam menjaga bumi. Kebiasaan ini mungkin terasa kecil, tetapi jika dilakukan secara kolektif, dampaknya akan sangat besar. Perubahan besar selalu berawal dari keputusan sederhana, dan keputusan itu bisa dimulai dari aktivitas belanja harianmu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....