Review Film Bila Esok Ibu Tiada, Tekankan Pentingnya Sosok Ibu

  • 16 Nov 2024 20:18 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Film bergenre drama keluarga berjudul Bila Esok Ibu Tiada adalah karya sutradara Rudi Soedjarwo. Film yang diproduksi Leo Pictures itu, diadaptasi dari novel populer berjudul sama karya Nagiga Nur Ayati.

Film berdurasi 1 jam 44 menit ini, menekankan akan pentingnya sosok ibu dalam sebuah keluarga. Film yang skenarionya ditulis oleh Oka Aurora ini, bermula dari meninggalnya sang kepala keluarga yakni Haryo (Slamet Rahardjo) yakni suami dari Rahmi (Christine Hakim).

Kepergian Haryo tentunya meninggalkan duka sangat mendalam bagi Rahmi. Rahmi harus menjadi orang tua tunggal yang berjuang membesarkan keempat anaknya, Ranika (Adinia Wirasti), Rangga (Fedi Nuril), Rania (Amanda Manopo), dan Hening (Yasmin Napper).

Hubungan keluarga itu pun berubah setelah kepergian sang ayah. Ranika sebagai anak sulung harus menjadi tulang punggung keluarga.

Hal tersebut membuatnya menjadi seorang yang bersikap otoriter serta terlalu mengatur adik-adiknya. Masalah lain muncul saat Hening diam-diam berpacaran tanpa sepengetahuan tiga kakaknya.

Parahnya Rania dan Ranika terjerat konflik hubungan segitiga. Sedangkan Rangga yang tak mau mencari pekerjaan, malah menyebut sang kakak sebagai pahlawan kesiangan.

Sang Ibu yang melihat beragam konflik pada anaknya itupun merasakan kehancuran karena tidak bisa berbuat apa. Hal itu bahkan sampai membuat kondisi kesehatannya memburuk serta kritis.

Apa yang terjadi selanjutnya? Saksikan film Bila Esok Ibu Tiada yang telah tayang di bioskop Tanah Air Kamis (14/11/2024).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....