Desain Interior Kian Diminati, Peluang Bisnis Furnitur Kustom Terus Tumbuh
- 30 Jun 2026 22:10 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Tren hunian minimalis mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap jasa desain interior dan furnitur kustom. Kondisi tersebut menjadi peluang bisnis yang terus berkembang, khususnya di wilayah Singaraja.
Pengusaha interior Dewa Putu Sutha mengatakan, desain minimalis modern menjadi pilihan yang paling banyak diminati pelanggan. Menurutnya, fungsi utama interior bukan sekadar mempercantik rumah, tetapi juga memaksimalkan ruang yang terbatas agar lebih nyaman digunakan.
"Interior itu bukan hanya membuat rumah terlihat cantik, tetapi bagaimana memaksimalkan ruang yang kecil agar lebih fungsional dan tetap indah," ujarnya.
Untuk produk kitchen set, Dewa menawarkan harga mulai sekitar Rp1,6 juta hingga Rp2 juta per meter, tergantung jenis material yang digunakan. Sementara biaya pembuatan satu paket kitchen set rumah tinggal umumnya berkisar Rp12 juta hingga Rp15 juta dengan waktu pengerjaan sekitar dua minggu setelah proses survei dan desain selesai.
Selain kitchen set, pelanggan juga banyak memesan lemari pakaian, tempat tidur multifungsi, hingga furnitur yang dirancang khusus untuk rumah dengan luas terbatas.
Meski peluang bisnis cukup besar, Dewa mengakui tantangan utama pada awal merintis usaha adalah membangun jaringan tenaga kerja yang kompeten serta menjaga kualitas hasil produksi.
"Di awal kendalanya adalah mencari tukang yang tepat. Dari pengalaman itu kami akhirnya membuat sistem kerja agar kualitas tetap terjaga dan konsumen mendapatkan hasil yang terbaik," ucapnya.
Menurut Dewa, persaingan di industri interior semakin ketat. Karena itu, kualitas produk dan kepuasan pelanggan menjadi modal utama untuk mempertahankan kepercayaan konsumen. Ia menilai promosi dari mulut ke mulut masih menjadi strategi pemasaran paling efektif dalam mengembangkan usaha di daerah.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap hunian yang nyaman dan estetik, sektor jasa desain interior diperkirakan masih memiliki prospek yang menjanjikan bagi pelaku UMKM di Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....