Dirut BPR Nur Abadi: Kepercayaan Kunci Dapat Modal
- 22 Jun 2026 21:44 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Ketersediaan modal finansial memang menjadi salah satu faktor utama dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, di balik kebutuhan dana tersebut, terdapat modal lain yang tak kalah penting, yakni kepercayaan. Kepercayaan inilah yang menjadi dasar lembaga keuangan dalam menilai kelayakan seorang pelaku usaha untuk memperoleh pembiayaan.
Direktur Utama BPR Nur Abadi, I Nyoman Ananta Pradnyana, menegaskan bahwa histori kredit merupakan salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan antara pelaku usaha dengan lembaga keuangan. Histori kredit mencerminkan karakter, tanggung jawab, serta kedisiplinan seseorang dalam memenuhi kewajiban membayar pinjaman.
"Modal usaha bukan hanya uang, tetapi juga kepercayaan. Kepercayaan itu dibangun melalui histori kredit yang baik dan pengelolaan keuangan yang disiplin," ujar I Nyoman Ananta Pradnyana.
Ia menjelaskan, histori kredit yang baik akan menjadi nilai tambah ketika pelaku UMKM membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya. Sebaliknya, apabila terdapat catatan kredit bermasalah, peluang memperoleh pembiayaan akan semakin kecil karena lembaga keuangan harus mempertimbangkan risiko gagal bayar.
Selain menjaga kedisiplinan membayar cicilan, pelaku UMKM juga diminta mengelola keuangan usaha secara tertib. Pembukuan sederhana, penyimpanan nota transaksi, hingga pemisahan rekening pribadi dengan rekening usaha dinilai mampu memberikan gambaran nyata mengenai kondisi usaha. Administrasi yang rapi juga mempermudah proses analisis kredit ketika pelaku usaha mengajukan pembiayaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....