Pelaku UMKM Buleleng Dibekali Strategi Pemasaran di Era Digital

  • 23 Apr 2026 09:34 WIB
  •  Singaraja

Rri.co.id, Singaraja - Upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era digital terus digencarkan di Kabupaten Buleleng. Melalui kegiatan Pandu Literasi Digital Pelaku Usaha, pelaku UMKM dibekali strategi komunikasi, copywriting, dan visualisasi digital untuk memperkuat pemasaran produk.

Kegiatan yang memasuki hari kedua ini digelar di Ruang Co-Working Space UPTD PLUT Kabupaten Buleleng, Rabu 22 April 2026, dengan menghadirkan narasumber I Gede Handika Putra dan Willy Yogantara Sidhi, serta dipandu moderator Desiana Astika Ratna Kumala.

Dalam pemaparannya, I Gede Handika Putra menekankan pentingnya strategi komunikasi yang efektif dalam pemasaran digital. Menurutnya, keberhasilan promosi tidak hanya bergantung pada tampilan visual, tetapi juga pada kualitas pesan yang disampaikan kepada konsumen.

“Komunikasi digital bukan hanya soal tampilan, tetapi bagaimana pesan bisa tersampaikan dengan tepat, konsisten, dan mampu membangun kepercayaan pelanggan,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya memahami algoritma media sosial agar konten yang dibuat mampu menjangkau audiens lebih luas. Konsistensi dalam membangun citra brand, lanjutnya, menjadi kunci dalam meningkatkan engagement dan loyalitas pelanggan.

Sementara itu, narasumber kedua, Willy Yogantara Sidhi, memaparkan strategi copywriting dan visualisasi sebagai elemen penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Ia memperkenalkan konsep AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) sebagai formula dalam menyusun pesan pemasaran yang efektif.

“Pelaku usaha harus mampu membuat konten yang menarik perhatian, membangun minat, menciptakan keinginan, hingga mendorong tindakan pembelian,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya visualisasi produk melalui fotografi yang menarik guna meningkatkan kepercayaan konsumen. Menurutnya, kualitas visual yang baik dapat menjadi faktor penentu dalam keputusan pembelian di era digital.

Dalam pelatihan ini, peserta juga diberikan pemahaman terkait tantangan yang dihadapi UMKM saat ini, seperti persaingan yang semakin ketat, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, serta kualitas konten promosi yang masih terbatas. Sebagai solusi, peserta dikenalkan pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung ide kreatif, teknik storytelling, serta pentingnya konsistensi dalam produksi konten.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WITA ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Selain memperoleh materi praktis yang aplikatif, peserta juga mendapatkan sertifikat dari BPSDM Kominfo sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi mereka.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas pemasaran digitalnya, sehingga dapat bersaing secara lebih optimal di pasar yang semakin kompetitif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....