Lonjakan Omzet UMKM Musiman saat Ramadan

  • 24 Feb 2026 13:35 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Bulan Ramadan selalu menjadi berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejumlah pedagang takjil, katering sahur, hingga penjual hampers mengaku mengalami peningkatan omzet signifikan dibanding bulan biasa. Momentum ini dimanfaatkan untuk menutup kebutuhan operasional, bahkan sebagian menjadikannya sebagai penopang keuangan hingga beberapa bulan setelah Lebaran.

Di berbagai daerah, lapak takjil mulai ramai sejak sore hari. Aneka makanan seperti kolak, es buah, gorengan, hingga lauk siap santap laris diburu pembeli. Pedagang mengaku bisa menjual ratusan porsi dalam satu hari. Kenaikan permintaan juga mendorong penambahan tenaga kerja sementara, terutama dari kalangan ibu rumah tangga dan remaja yang ingin memperoleh penghasilan tambahan selama Ramadan.

Selain takjil, permintaan hampers dan kue kering turut meningkat menjelang Idulfitri. Banyak UMKM memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Promosi melalui media sosial dan aplikasi pesan instan dinilai efektif menjaring konsumen baru. Sejumlah pelaku usaha bahkan mencatat kenaikan pesanan hingga dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, terutama dari kalangan perusahaan yang memesan dalam jumlah besar untuk kebutuhan relasi dan karyawan.

Meski peluang terbuka lebar, pelaku UMKM juga menghadapi tantangan seperti kenaikan harga bahan baku dan persaingan ketat. Mereka dituntut menjaga kualitas sekaligus harga tetap terjangkau. Dukungan pemerintah daerah melalui bazar Ramadan dan kemudahan perizinan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Ramadan pun tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga penggerak ekonomi kerakyatan yang berdampak luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....