Business Matching Dorong UMKM Perluas Jangkauan Pasar

  • 24 Sep 2025 02:39 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Guna memberikan akses pasar yang lebih luas kepada para pelaku UMKM, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Bali berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian,Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisdagperinkopUKM) Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan Business Connect "Optimalisasi Akses Pasar Melalui Bisnis Matching". Kegiatan yang digelar di Gedung Pusat Layanan Unit Terpadu (PLUT)Buleleng, Selasa (23/9/2025) dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) DisdagperinkopUKM Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta.

Ditemui sela-sela acara, Sudiarta menyebut saat ini berbagai sarana, fasilitas dan pendampingan telah disediakan oleh pemerintah agar pelaku UMKM di Buleleng terus tumbuh dan berkembang. Perkembangan ini menurutnya harus disertai dengan perluasan akses pasar.

"Kegiatan ini menjadi kesempatan para pelaku UMKM untuk bertemu dengan koperasi, pelaku bisnis retail modern sehingga harapannya bisa mempercepat produk UMKM diserap pasar modern," ucapnya.

Sudiarta menambahkan kegiatan semacam ini akan dilakukan secara berkelanjutan serta pihaknya akan terus mendorong para pelaku UMKM untuk terus membranding produknya agar semakin dikenal oleh masyarakat.

Sementara itu Kabid Pengembangan UMKM Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Bali,Dewa Agung Purnama mengatakan produk UMKM di Buleleng saat ini sudah sangat baik dan variatif namun masih terkendala dalam bidang pemasaran, sehingga kegiatan business matching menurutnya bisa menjadi solusi untuk membantu UMKM mempromosikan produknya dan menjalin kerjasama dengan industri pasar modern maupun toko oleh-oleh di Bali.

"Jadi disini kita terjun untuk menindaklanjuti agar produk-produk UMKM yang dihasilkan bisa terserap.Jadi mereka tidak bingung kemana harus memasarkan produknya" ujarnya.

Para narasumber yang turut mendukung kegiatan business connect. (Foto: RRI/Tris)

Ia berpesan agar UMKM di Buleleng tetap semangat, berani tampil dan terus berinovasi.

Salah satu pelaku UMKM, Made Liadi atau yang akrab disapa Mak Ira mengaku kegiatan semacam ini sangat bermanfaat dan berharap pemerintah bisa lebih intens mengadakan kegiatan serupa.

"UMKM ga jalan kalau hanya produksi saja tapi ga ada pasar jadi business matching ini sangat membantu UMKM untuk memperluas pemasaran produknya," katanya.

Kegiatan business matching ini diikuti sekitar 60 UMKM di Buleleng dan menghadirkan beberapa narasumber yakni I Gusti Nyoman Wismana (Manager Operasional PT. Manik Pertiwi, Wayan Serangan (Pemilik PT. Kembang Sari Arta) Guido Hendratjahjono (Pemilik PT. EsEm Tech) dan Luh Putu Haryani (Ketua Koperasi Konsumen Praja Bali Mandiri).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....