Pelemahan Rupiah Berpotensi Dorong Kenaikan Harga Barang Impor
- 11 Jun 2026 07:33 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dapat berdampak langsung pada kenaikan harga berbagai barang impor yang digunakan masyarakat sehari-hari. Kondisi ini terjadi karena kebutuhan transaksi internasional masih didominasi penggunaan dolar.
Dosen STIE Satya Dharma Singaraja, Dr. Gede Agung Satria, MM, dalam Dialog Interaktif RRI Singaraja, Rabu, 10 Juni 2026, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah terjadi ketika permintaan terhadap dolar lebih tinggi dibandingkan permintaan terhadap rupiah.
Menurutnya, dampak paling terasa dirasakan oleh pelaku impor karena biaya pembelian bahan baku dari luar negeri menjadi lebih mahal.
"Kita harus membeli dolar terlebih dahulu untuk mengimpor barang. Ketika dolar menguat, otomatis harga bahan baku impor seperti kedelai menjadi lebih mahal," ujar Agung dalam Dialog Interaktif RRI Singaraja, Rabu, 11 Juni 2026.
Agung menambahkan, kondisi tersebut pada akhirnya dapat memengaruhi harga berbagai kebutuhan masyarakat karena masih banyak komoditas yang bergantung pada impor.
"Yang paling dekat dengan kita adalah kedelai untuk tahu dan tempe, serta gandum untuk terigu yang sebagian besar masih berasal dari luar negeri," kata Agung Menambahkan.
Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak panik menghadapi pelemahan rupiah dan tetap bijak mengelola keuangan. Menurutnya, peningkatan literasi ekonomi dan pengelolaan pengeluaran yang lebih terencana menjadi langkah penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....