Strategi Cerdas Kelola Gaji Pertama Bagi Gen Z agar Tidak Boncos

  • 17 Mei 2026 09:12 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Menerima gaji pertama seringkali memicu euforia bagi para pekerja muda yang baru saja memasuki dunia profesional. Tanpa adanya kontrol diri yang ketat, pendapatan tersebut bisa habis seketika untuk memenuhi tren gaya hidup konsumtif yang tinggi di media sosial.

Merujuk pada edukasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), anak muda disarankan menerapkan formula alokasi anggaran 50-30-20 sejak dini. Setengah dari pendapatan wajib dialokasikan untuk kebutuhan pokok bulanan, sedangkan tiga puluh persen bisa digunakan untuk pemenuhan keinginan pribadi.

Trik utama dari formula ini adalah komitmen menyisihkan dua puluh persen sisa gaji untuk tabungan dan dana darurat sebelum mulai berbelanja. Memisahkan uang tabungan di awal bulan terbukti sangat efektif mencegah perilaku impulsif dalam menggunakan sisa anggaran yang ada.

Dana darurat ini berfungsi sebagai jaring pengaman finansial saat menghadapi situasi mendadak seperti kerusakan kendaraan atau masalah kesehatan. Gen Z juga dihimbau untuk menghindari skema pinjaman daring ilegal yang menawarkan kemudahan instan namun menjerat dengan bunga selangit.

Mencatat setiap pengeluaran sekecil apapun lewat aplikasi keuangan di ponsel sangat membantu mengevaluasi kebocoran anggaran harian Anda. Seringkali pengeluaran kecil yang tidak disadari, seperti membeli kopi kekinian setiap hari, menjadi pemicu utama kegagalan menabung.

Gunakan fitur debet otomatis dari bank pada hari penerimaan gaji agar proses investasi atau menabung berjalan secara konsisten tanpa alasan lupa. Kedisiplinan finansial di usia muda akan memberikan kebebasan keuangan yang lebih stabil saat memasuki fase kehidupan berkeluarga nantinya.

Sumber resmi dari OJK mengingatkan bahwa literasi keuangan yang baik adalah modal utama menciptakan masyarakat yang sejahtera dan mandiri. Mari bijak mengelola penghasilan demi membangun fondasi masa depan yang aman, tenang, dan terbebas dari jeratan utang piutang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....