Kreativitas tanpa Batas: Fajar dan Tantangan Desain Jok Motor Kekinian
- 12 Apr 2026 19:48 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Di tengah padatnya lalu lintas wilayah Desa Baktiseraga, Buleleng, Bali, sebuah bengkel servis jok sepeda motor tampak tak pernah sepi dari aktivitas.
Di balik tumpukan bahan kulit dan busa, sosok pemuda bernama Fajar (19) dengan cekatan mengolah jok motor milik pelanggan menjadi lebih nyaman dan estetik.
Meski usianya tergolong muda, Fajar yang bekerja di bagian tukang sadel, terus berupaya menyelami dunia servis jok dengan segala dinamikanya.
Ia mengakui bahwa permintaan pelanggan saat ini semakin beragam, mulai dari sekadar mengganti kulit yang robek hingga permintaan modifikasi model tertentu dan penambahan lapisan busa (gabus) agar jok lebih empuk.
Menghadapi permintaan model yang rumit bukanlah perkara mudah. Fajar mengungkapkan bahwa tantangan terbesar sering kali muncul saat pelanggan meminta desain yang spesifik.
"Saya mengerjakan yang paling sulit itu, yang membentuk seperti yang diinginkan customer. Tapi saya usahakan selalu bisa memenuhi itu dengan terus berlatih dan berinovasi. Semakin sering dikerjakan, semakin paham berbagai keinginan pelanggan," ujar Fajar.
Menurut pengalamannya, mengerjakan jok dengan dasar plat memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jok berbahan plastik. Sifat plat yang kaku memerlukan ketelitian ekstra saat pemakuan atau penarikan kulit agar hasilnya presisi dan tidak bergelombang.
Untuk urusan bahan baku, suplai kulit jok berkualitas biasanya didapatkan dari para sales langganan. Kulit tersebut kemudian dipotong dan dijahit sesuai dengan ukuran berbagai jenis motor.
Untuk jenis motor keluaran tahun lama yang masih populer, tersedia stok kulit yang sudah dijahit hingga 20 potong per jenis motor. Untuk motor keluaran baru, disediakan stok setengah jadi dalam jumlah terbatas, menyesuaikan dengan tren pasar yang terus berubah.
Menariknya, musim hujan justru menjadi berkah tersendiri bagi pemilik usaha ini. Banyak pemilik motor yang datang karena kulit jok mereka bocor atau rembes, yang jika dibiarkan dapat merusak busa bagian dalam.
"Kalau sudah musim hujan, pelanggan bisa sampai antre. Setiap hari pasti ada saja yang datang," katanya menambahkan.
Untuk meningkatkan pelayanan, pemilik usaha mencantumkan nomor telepon yang dapat dihubungi di tempat usahanya. Hal ini memudahkan pelanggan berkonsultasi atau sekadar menanyakan apakah tempat usaha buka atau tutup, sebelum datang langsung ke lokasi.
Bisnis jasa konvensional servis sadel atau jok motor tetap memiliki prospek cerah di tengah perkembangan otomotif yang pesat meliputi layanan servis, penggantian kulit, hingga tuntutan gaya dan kenyamanan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....