Pelaku Usaha Perlu Pahami Konsep Rezeki dan Etika untuk Raih Keberkahan
- 28 Mar 2026 00:59 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Pelaku Usaha
- Rezeki dan Etika
- Raih Keberkahan
RRI.CO.ID, Singaraja – Pemahaman tentang konsep rezeki, etika, dan nilai spiritual dinilai menjadi fondasi penting dalam menjalankan usaha. Dalam pemaparannya, Riono Junianto, menjelaskan bahwa rezeki dalam perspektif Islam merupakan ketetapan Tuhan yang sudah diatur jauh sebelum manusia dilahirkan. Oleh karena itu, pelaku usaha tidak seharusnya menyamakan rezeki dengan hasil usaha semata.
“Rezeki itu sudah ditetapkan, sedangkan usaha atau ikhtiar adalah kewajiban manusia. Keduanya tidak selalu berbanding lurus,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesalahan dalam memahami konsep ini kerap membuat pelaku usaha merasa kecewa ketika hasil tidak sesuai harapan. Padahal, ketenangan dalam berusaha justru lahir dari keyakinan terhadap ketetapan tersebut.
Selain itu, etika dalam bisnis juga menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Dalam ajaran Islam, praktik seperti mengurangi timbangan, menipu konsumen, hingga manipulasi produk merupakan tindakan yang dilarang karena menghilangkan nilai keberkahan.
Riono mengatakan bahwa bisnis dapat bernilai ibadah apabila dijalankan dengan niat yang benar serta mengikuti prinsip-prinsip syariah. Pemahaman terhadap ilmu muamalah menjadi kunci agar pelaku usaha tidak terjebak dalam praktik yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Masyarakat diharapkan dapat memperkuat nilai spiritual dalam aktivitas ekonomi, sehingga tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga keberkahan hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....