Pasar Singapur, Wadah Siswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
- 12 Mar 2026 20:43 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Suasana berbeda tampak di lingkungan SMKN 1 Sawan saat kegiatan Pasar Singapur (Singapore Market) digelar. Salah satu sudut sekolah disulap menjadi sebuah pasar mini yang ramai dengan berbagai stan makanan, minuman, dan produk kreatif yang dikelola langsung oleh para siswa. Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus melatih keterampilan berwirausaha.
Kepala sekolah I Made Rasta menjelaskan konsep Pasar Singapur berawal dari konsep sederhana tradisi Bali yang mengenal berjualan merupakan sebuah profesi dan kemudian mengembangkan pasar yang berada di bawah pohon singapur ini sebagai laboratorium untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan siswa.
“Yang terpenting disini adalah reality action-nya. Siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan bagaimana mengelola usaha, strategi pemasarannya, hingga melayani konsumen," ujarnya.
Hal unik lainnya dari Pasar Singapur adalah penggunaan mata uang klip yang digunakan untuk transaksi jual beli. Pembeli harus menukarkan uang terlebih dahulu menjadi klip di money changer yang telah disediakan.
"1 klip itu nilai tukarnya 5 ribu rupiah. Mereka juga bisa melakukan tukar menukar e-money menggunakan Qris untuk yang tidak membawa uang tunai. Jadi dengan sistem ini kita juga memperkenalkan peradaban kita jaman dahulu terkait jual beli kepada tamu yang berkunjung dan sekaligus anak-anak juga belajar tentang nilai tukar mata uang," ucapnya.
Salah satu siswa peserta kegiatan, Putu Widiastini, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan di Pasar Singapur. Selain mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada generasi muda, kegiatan ini juga memberinya pengalaman langsung terkait kegiatan jual beli yang erat kaitannya dengan pendidikan yang ia tempuh yakni di bidang akuntansi. Selain itu pelaksanaan expo yang rutin digelar di Pasar Singapur juga menjadi ajang untuk memperkenalkan berbagai macam kuliner khas Bali khususnya Buleleng kepada pengunjung.
"Kedepan pasti makin banyak anak muda yang ingin berwirausaha jadi dari sini kita mulai belajar, menyiapkan diri untuk terjun di dunia usaha nanti," ucap siswa asal Desa Lemukih ini.
Selain menjadi sarana belajar yang menyenangkan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar siswa serta menumbuhkan semangat kreatif dan inovatif di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan seperti ini, SMKN 1 Sawan terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pengalaman nyata yang mampu membentuk karakter mandiri dan jiwa wirausaha pada generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....