Lima Buah Super Langka, Ada yang Hampir Punah!
- 26 Jul 2025 11:14 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Buah-buahan dikenal sebagai sumber vitamin, serat, dan antioksidan alami yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, tahukah kamu bahwa ada beberapa jenis buah di dunia ini yang begitu langka hingga hampir punah? Bukan hanya sulit ditemukan, beberapa di antaranya bahkan hanya tumbuh di satu lokasi kecil dan belum bisa dibudidayakan kembali.
Mengutip dari laman rarest.org, berikut lima buah paling langka di dunia yang keberadaannya membuat penasaran dan patut dilestarikan.
1. Plum Murray – Hanya Tumbuh di Texas
Plum Murray disebut sebagai buah paling langka di dunia. Ditemukan sejak tahun 1928, buah ini hanya bisa ditemukan di Texas, Amerika Serikat. Uniknya, belum ada catatan yang menunjukkan bahwa Plum Murray pernah bereproduksi secara alami. Sayangnya, tidak ada satu pun tanaman Plum Murray yang berhasil ditanam di kebun raya atau lokasi konservasi.
2. Pisang Madagaskar – Penuh Harapan Penyelamatan
Pisang Madagaskar atau Ensete Perrieri termasuk pisang liar yang punya hubungan dekat dengan Pisang Abyssinian, tanaman pangan utama di Ethiopia. Meski tak dibudidayakan karena bijinya besar dan tidak bisa dimakan langsung, tanaman ini berpotensi menyelamatkan spesies pisang lainnya dari ancaman hama dan penyakit.
3. Pir Gergerania – Hanya Ada di Armenia
Ditemukan di dekat desa Ger-Ger, Armenia, pohon buah pir ini diyakini hanya tersisa kurang dari 50 pohon saja. Populasinya terus menurun akibat penggembalaan liar, konversi lahan untuk pertanian, dan kebakaran. Upaya pelestarian terus dilakukan melalui Global Trees Campaign.
4. Kismis Sardinia – Terancam oleh Domba dan Kambing
Buah langka ini hanya ditemukan di Provinsi Nuoro, Sardinia, Italia. Pada 2017, jumlah tanamannya tercatat sekitar 80 pohon dewasa. Meskipun pernah tersebar luas, kini keberadaannya hanya tersisa di satu lokasi. Ancaman terbesar datang dari hewan liar seperti domba dan kambing, serta tingkat produksi buahnya yang rendah.
5. Pimentero de Temisas – Si “Tomat Hutan” dari Spanyol
Buah ini tumbuh di Pulau Gran Canaria, Kepulauan Canary, Spanyol. Dalam bahasa lokal, namanya berarti “pot merica Temisas”. Meski menghasilkan buah, Pimentero de Temisas lebih dikenal sebagai tanaman hias karena bunga ungunya yang cantik.
Keberadaan buah-buahan langka ini bukan hanya menambah wawasan, tapi juga menjadi pengingat pentingnya konservasi. Menjaga keanekaragaman hayati berarti menjaga keseimbangan ekosistem dan warisan alam untuk generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....