UNIPAS Gelar Kuliah Umum Internasional, bersama Profesor Rick Sarre
- 08 Okt 2024 15:11 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Fakultas Hukum Universitas Panji Sakti (UNIPAS) Singaraja, bekerja sama dengan Yayasan Aura Sukma Insani, Selasa (8/10/2024) menggelar kuliah umum bertajuk "Rule of Law and Human Rights". Bertempat di Aula Kampus UNIPAS, para mahasiswa sangat antusias mendengarkan paparan kuliah umum dari Prof Rick Sarre, Ph.D. Ia merupakan akademisi terkemuka di bidang hukum dan kriminologi dari University of South Australia, yang juga pernah menjabat sebagai Presiden Masyarakat Kriminologi Australia dan Selandia Baru.

Prof Rick Sarre, Ph.D. saat menyampaikan kuliah umum di hadapan mahasiswa FH UNIPAS Singaraja, Selasa (8/10/2024). (Foto:RRI/Sukasah Brata Winangun)
Dalam pemaparannya, Prof Sarre menekankan pentingnya peran Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai landasan utama dalam penegakan hukum di berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Hak Asasi Manusia harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan hukum, bukan sekadar wacana akademik,” ujar Prof Sarre.
Ia juga menjelaskan penerapan prinsip-prinsip HAM sangat penting agar hukum tidak hanya berfungsi sebagai alat kekuasaan, melainkan sebagai pelindung hak-hak dasar individu. Seminar ini memberikan wawasan baru kepada para mahasiswa tentang keterkaitan antara HAM dan sistem hukum, khususnya dalam menghadapi tantangan global saat ini.
Rektor Universitas Panji Sakti, Dr. I Nyoman Gede Remaja, SH., MH., mengungkapkan apresiasinya terhadap acara tersebut. Ia menekankan pentingnya acara ini sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk membandingkan sistem hukum di Indonesia dengan negara lain, khususnya Australia.
“Ini adalah langkah positif bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana HAM dan hukum dapat berjalan seimbang. Meskipun sering kali dalam praktiknya terjadi ketidakseimbangan antara apa yang tertulis di undang-undang dan implementasinya di lapangan,” kata Dr. Remaja. Menurutnya, selain pemerintah, aparatur penegak hukum juga harus berkomitmen dalam melindungi HAM agar selaras dengan harapan masyarakat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UNIPAS, I Nyoman Surata, SH., M.Hum., menyoroti pentingnya kehadiran Profesor Sarre sebagai dosen tamu internasional.
“Kerja sama ini merupakan langkah yang sangat positif bagi kami. Topik yang dibawakan oleh Profesor Sarre sangat relevan dan memberikan perspektif baru kepada mahasiswa kami mengenai HAM dalam konteks hukum internasional,” ucap Surata.
“Selama ini, kami lebih banyak belajar dari pakar nasional. Dengan adanya kerjasama ini, kami mendapatkan kesempatan untuk mendengar langsung dari ahli internasional, dan ini tentu akan memperkaya proses pembelajaran di Fakultas Hukum UNIPAS,” katanay menambahkan.
Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan akademik, tetapi juga membuka ruang diskusi interaktif di mana mahasiswa dapat langsung bertanya kepada Profesor Sarre terkait isu-isu HAM di Indonesia maupun di tingkat internasional. Harapan besar diungkapkan oleh pihak universitas agar para mahasiswa dan civitas akademika dapat memahami serta mengimplementasikan pengetahuan yang didapat dari seminar ini dalam menghadapi tantangan hukum di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....