Hoaks: Vaksin Sebabkan Radang Otak pada Bayi

  • 27 Jul 2026 18:10 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Beredar unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa pemberian vaksin menjadi penyebab radang otak pada bayi. Dikutip dari Turnbackhoax. id, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo dengan memasukkan kata kunci “vaksin sebabkan radang otak pada bayi” ke mesin pencarian Google. Hasilnya mengarah pada pemberitaan Kompas.com berjudul “Bayi di Bekasi Alami Kejang dan Radang Otak Usai Disuntik Vaksin di Puskesmas” yang terbit pada 30 Juni 2026.

Dalam pemberitaan tersebut, seorang bayi berusia sembilan bulan di Kota Bekasi dilaporkan mengalami kejang berkepanjangan hingga harus mendapatkan perawatan di ruang PICU. Sebelumnya, bayi tersebut dibawa orang tuanya ke Puskesmas Bintara Jaya untuk mendapatkan vaksin campak sesuai anjuran dokter spesialis anak.

Namun, orang tua bayi mengaku anaknya justru mendapatkan dua suntikan vaksin DPT. Pihak keluarga menyebut seluruh riwayat imunisasi bayi telah tercatat dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Dinas Kesehatan Kota Bekasi kemudian mengakui adanya penyuntikan vaksin ganda. Namun, berdasarkan evaluasi bersama Tim Komisi Daerah Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Jawa Barat, kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak terbukti disebabkan oleh vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menjelaskan kesalahan pemberian vaksin terjadi akibat pencatatan riwayat imunisasi yang tidak lengkap. Meski demikian, ia menegaskan tidak terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan vaksin menyebabkan radang otak.

“Belum pernah ditemukan literatur yang menyatakan vaksin menyebabkan radang otak. Kemungkinan pasien sudah terpapar infeksi sebelumnya, tetapi belum terdeteksi. Vaksinasi hanya bertepatan dengan munculnya gejala penyakit itu,” katanya.

Selain itu, rujukan medis dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) di bawah National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat menyebut ensefalitis atau radang otak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, terutama infeksi. Penyebabnya antara lain virus, bakteri, jamur, dan parasit.

Dengan demikian, klaim bahwa vaksin menyebabkan radang otak pada bayi tidak didukung bukti ilmiah yang memadai. Masyarakat diimbau tidak langsung menyimpulkan hubungan sebab-akibat hanya berdasarkan urutan waktu antara vaksinasi dan munculnya gejala penyakit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....