Endek Tunjung Ungu Dorong Wastra Lokal Buleleng Masuk Tren Fashion

  • 20 Agt 2026 22:03 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Wastra lokal Buleleng terus dikembangkan untuk mengikuti tren fashion kontemporer dengan tetap mempertahankan keunikan budaya lokal.
  • Endek Tunjung Ungu menampilkan motif bunga tunjung ungu sebagai inspirasi utama yang diolah oleh desainer Buleleng menjadi rancangan busana modern dan elegan.
  • Peragaan busana Askara – Wastra Tunjung Ungu diselenggarakan pada Buleleng Festival 2026 sebagai wadah memperkenalkan inovasi tekstil lokal kepada khalayak luas.

RRI.CO.ID, Singaraja — Wastra lokal Buleleng terus dikembangkan agar mampu mengikuti selera fashion masa kini. Salah satunya melalui Endek Tunjung Ungu yang diperkenalkan dalam peragaan busana “Askara – Wastra Tunjung Ungu” pada Buleleng Festival 2026, Rabu, 19 Agustus.

Motif bunga tunjung ungu menjadi inspirasi utama dalam pengembangan kain endek tersebut. Para desainer Buleleng kemudian mengolahnya menjadi sejumlah rancangan busana dengan tampilan modern, elegan, dan berkarakter.

Ketua Dekranasda Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, menyebut pengembangan wastra perlu terus dilakukan agar kain tradisional tetap dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan produk dan wastra lokal Buleleng. Menurutnya, kecintaan terhadap produk lokal turut menjaga warisan budaya sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi perajin dan pelaku usaha.

“Dengan mencintai karya lokal, kita turut menjaga warisan budaya sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para perajin dan pelaku usaha,” ucapnya.

Rangkaian peluncuran juga ditandai dengan simbolis pemintalan benang dan pengalungan syal Endek Tunjung Ungu kepada sejumlah undangan.

Peragaan busana yang berlangsung di panggung utama Buleleng Festival tersebut memperlihatkan bagaimana kain endek dapat dikembangkan menjadi busana yang mengikuti perkembangan fashion tanpa meninggalkan identitas lokal.

Pengembangan Endek Tunjung Ungu diharapkan dapat memperluas pemanfaatan wastra Buleleng sekaligus memperkenalkan karya perajin dan desainer lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....