Menguak Rahasia Spiritual Penglukatan Kelahiran Melik

  • 01 Jul 2026 11:27 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Dalam teologi Hindu di Bali, Melik merupakan suatu kondisi kelahiran khusus di mana seseorang membawa bawaan spiritual yang sangat kuat dari kehidupan masa lalunya (karma wesana).

Seseorang bisa dikategorikan Melik karena beberapa faktor, di antaranya: Melik Kelahiran (Weton), Melik tanda tubuh dan Melik Duwuran yaitu memiliki pendamping secara niskala atau memiliki bakat alami menjadi seorang balian (penyembuh) atau pemangku.

Pandangan terhadap kelahiran Melik berbeda-beda sesuai daerah setempat di Bali. Hal ini diungkapkan oleh Dosen STKIP-AH Singaraja yang juga merupakan Pengurus PHDI Kabupaten Buleleng, Jro Mangku Ketut Rupa. Menurutnya, di Desa Baturinggit, yang merupakan desa kelahirannya, Melik justru dipandang sebagai sebuah keistimewaan, sehingga tidak mengenal tradisi Bayuh Melik. Sebaliknya, mereka justru mengharapkan adanya kelahiran anak yang Melik.

"Umpama ada wabah, banyak warga kena wabah bahkan ada yang meninggal, tetapi ada yang sama sekali tidak terdampak wabah tersebut. Warga meyakini orang tersebut melik," ujar Jro Mangku Ketut Rupa.

Sedangkan di daerah lain, Melik kerap dipandang sebagai paparan kekuatan negatif. Perbedaan pandangan inilah yang melahirkan berbagai metode penyucian, mulai dari Metubah hingga Melukat dan Pura Prajapati sering kali menjadi tempat untuk melakukan panglukatan.

Pura Prajapati adalah pura yang terletak di area Setra (pemakaman) dan merupakan stana dari Bhatara Prajapati, manifestasi dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang memiliki otoritas penuh atas roh dan makhluk di alam bawah.

Namun, Jro Mangku Ketut Rupa menegaskan bahwa tempat pelaksanaan penglukatan melik tidak selamanya harus di Pura Prajapati. Lokasi penyucian sangat bergantung pada petunjuk spiritual (pengamatan) dari tapakan atau orang pintar yang menangani, bisa di rumah Jro Tapakan, di Pura Dalem atau di tempat lainnya.

Sementara itu, menurut Jro Mangku Nyoman Surata yang sering menuntun umat dalam prosesi penyucian diri, Pura Prajapati stana dari Bhatara Prajapati (manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai penguasa roh dan pencipta fisik), diibaratkan sebagai tempat negosiasi spiritual tertinggi untuk mengembalikan keseimbangan energi manusia. Umat kerap menggunakan puja Brahma Stawa dalam pelaksanaannya.

Menurutnya, tradisi melukat di ulun setra (kuburan) terkait dengan permohonan anugerah atau pembersihan sekala niskala dari manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa, yakni Hyang Durga Bhairawi, dan pelaksanaannya biasanya diiringi dengan puja Durgha stawa.

“Saat melukat Kita memohon kepada Bhatara Prajapati atau Hyang Durga Bhairawi agar memberikan penyengker atau pagar gaib dan mengubah energi yang tadinya panas menjadi energi pelindung yang dingin. Jadi, orang yang dilukat bisa menjalani kehidupan dengan selamat atau dirghayusa," ujar Jro Mangku Nyoman Surata.

Salah seorang Serati Banten asal Peguyangan Kaja, Denpasar Utara, Jro Komang Putri mengatakan, sarana upacara melukat (pembersihan diri di Ulun setra atau kuburan, mirip seperti sarana upacara orang meninggal. Upacara diawali dengan persembahyangan di Pura Prajapati dilanjutkan ke ulun setra untuk ritual panglukatan dan diakhiri dengan mohon tirta pebersihan (air suci untuk pembersihan diri) di pura Prajapati.

“Bebantenan untuk orang melik, ada Pejati, Prayascita, Byakaonan, Nasi angkep, Bubur Pirata, Soda Putih Kuning dan Segehan 6 macam sebagai upah atau persembahan kepada Sang Catur Sanak. Dari bahan-bahannya pun khusus, ada bunga merak dan bunga pucuk, alasnya daun temen dan tabia bun,” ujar Jro Komang Putri.

Melukat bagi orang dengan kelahiran tertentu, merupakan kearifan lokal Hindu Bali dalam menjaga keharmonisan antara Bhuana Agung (alam semesta) dan Bhuana Alit (diri manusia). Melalui restu Bhatara Prajapati dan tuntunan para pemangku, getaran energi kelahiran yang awalnya membawa rintangan diubah menjadi anugerah keselamatan dan ketenangan jiwa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....