Piodalan Pura Jagatnatha Jadi Momentum Memperkuat Spiritualitas dan Persatuan
- 29 Jun 2026 20:19 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Bertepatan dengan Purnama Kasa, Pemerintah Kabupaten Buleleng melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka piodalan di Pura Jagatnatha, Senin 29 Juni 2026 sore. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng.
Dalam kesempatan itu, Wabup Supriatna menyampaikan rasa syukur karena seluruh umat dapat bersama-sama melaksanakan persembahyangan dan bhakti pada piodalan yang menjadi momentum penting bagi umat Hindu di Buleleng.
Menurutnya, Pura Jagatnatha tidak hanya menjadi tempat suci untuk beribadah, tetapi juga memiliki nilai historis dan simbolis sebagai bagian dari identitas Kabupaten Buleleng yang disungsung bersama oleh pemerintah dan masyarakat.
| Baca juga: Purnama Kedasa, Sucikan Diri Jasmani Rohani |
“Pura Jagatnatha adalah simbol Pemerintah Kabupaten Buleleng sekaligus simbol masyarakat Buleleng. Karena itu, menjadi kewajiban kita bersama, khususnya pemerintah daerah, untuk menjaga, merawat, dan melaksanakan pengabdian di pura ini, tidak hanya saat piodalan tetapi juga pada hari-hari suci keagamaan lainnya,” ujar Supriatna.
Ia menjelaskan, selama 33 tahun berdiri, Pura Jagatnatha telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Pemerintah Kabupaten Buleleng. Seluruh perangkat daerah diharapkan turut menjaga kesucian pura, melaksanakan ayahan, serta mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang berlangsung.
Selain pelaksanaan piodalan, Wabup juga mengajak umat Hindu untuk rutin hadir dan melaksanakan persembahyangan di Pura Jagatnatha pada hari-hari besar keagamaan seperti Galungan, Kuningan, Saraswati, Tumpek, maupun hari suci lainnya.
Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai spiritual sekaligus menjaga fungsi pura sebagai pusat pembinaan umat.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Supriatna juga memohon doa restu dan dukungan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
“Sebaik apa pun program yang disusun pemerintah, tanpa dukungan, doa, dan partisipasi masyarakat, program tersebut tidak akan berjalan optimal. Karena itu kami memohon doa restu agar seluruh program pembangunan dapat terlaksana dengan baik demi kemajuan Buleleng,” katanya.
Wabup Supriatna mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Buleleng yang sejahtera, damai, dan harmonis.
Ia berharap nilai-nilai keagamaan yang tumbuh dari Pura Jagatnatha dapat menjadi landasan moral dalam membangun Buleleng yang maju dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....