Lirik dan Makna Lagu Paris Barantai dari Kalimantan Selatan

  • 04 Jun 2026 21:16 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Lagu “Paris Barantai” merupakan salah satu lagu daerah paling populer dari Kalimantan Selatan. Lagu ini diciptakan oleh H. Anang Ardiansyah dan dikenal luas karena liriknya yang puitis serta sarat makna tentang cinta, kerinduan, dan kampung halaman.

Dengan nuansa musik khas Banjar yang lembut dan syahdu, lagu ini menjadi simbol kehalusan budaya masyarakat Kalimantan Selatan dalam mengungkapkan perasaan.

“Paris Barantai” juga menjadi salah satu karya terbaik Anang Ardiansyah, maestro musik Banjar yang telah menciptakan lebih dari 100 lagu daerah.

Berikut makna dari penggalan lirik lagu “Paris Barantai”:

“Kotabaru gunungnya bamega

Bamega, umbak manampur di sala karang”

Lirik tersebut menggambarkan suasana alam Kotabaru yang indah dengan gunung diselimuti awan dan ombak yang menghantam karang. Gambaran alam ini menjadi latar emosional dari kerinduan yang dirasakan sang penyanyi.

Pada bait berikutnya:

“Batamu lawanlah adinda

Adinda, iman di dada rasa malayang”

Maknanya menggambarkan perasaan hati yang berdebar dan melayang saat bertemu dengan sang kekasih.

Dalam bahasa Banjar, istilah “Paris Barantai” bukan merujuk pada Kota Paris di Prancis. Frasa tersebut dimaknai sebagai perpisahan sementara akibat merantau atau berlayar, namun hubungan cinta tetap terikat kuat meski dipisahkan jarak dan waktu.

Nuansa kerinduan juga tergambar pada lirik:

“Malam tadi bamimpilah datang

Rasa bapaluk lawan si ading”

Lirik itu menceritakan mimpi bertemu dan berpelukan dengan orang tercinta sebagai pelampiasan rasa rindu yang mendalam.

Selain tentang cinta, lagu ini juga mencerminkan identitas budaya Banjar yang dekat dengan kehidupan sungai, pelayaran, dan tradisi merantau. Bahasa yang digunakan penuh kiasan dan menghadirkan suasana emosional yang kuat.

Hingga kini, “Paris Barantai” tetap hidup di tengah masyarakat dan sering dinyanyikan dalam acara budaya maupun pertunjukan seni daerah. Lagu ini menjadi warisan budaya yang memperlihatkan kekayaan sastra lisan masyarakat Banjar.

Berikut lirik lengkap Paris Barantai:

Wayah pang sudah
Hari baganti musim
Wayah pang sudah

Kotabaru gunungnya bamega
Bamega, umbak manampur di sala karang
Umbak manampur di sala karang
Umbak manampur di sala karang

Batamu lawanlah adinda
Adinda, iman di dada rasa malayang
Iman di dada rasa malayang
Iman di dada rasa malayang

Pisang silat tanamlah babaris
Babaris, tabang pang bamban kuhalangakan
Tabang pang bamban kuhalangakan
Tabang pang bamban kuhalangakan

Bahalat gunungnya babaris
Babaris, hatiku dandam kusalangakan
Hatiku dandam kusalangakan
Hatiku dandam kusalangakan

Burung binti batiti di batang
Titi batang, di batang buluh kuning manggading
Di batang buluh kuning manggading
Di batang buluh kuning manggading

Malam tadi bamimpilah datang
Rasa datang, rasa bapaluk lawan si ading
Rasa bapaluk lawan si ading
Rasa bapaluk lawan si ading

Kacilangan lampulah di kapal
Di kapal, anak walanda main kumidi
Anak walanda main kumidi
Anak walanda main kumidi

Kasiangan guringlah sabantal
Sabantal, tangan ka dada, hidung ka pipi
Tangan ka dada, hidung ka pipi
Tangan ka dada, hidung ka pipi
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....