Pemkab Buleleng Dorong Ekosistem Kota Kreatif Berbasis Budaya dan Digital

  • 16 Mei 2026 17:33 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Pemkab Buleleng
  • Dorong Ekosistem Kota
  • Ekosistem Kota Kreatif
  • Berbasis Budaya dan Digital

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menilai kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku seni, UMKM, dan generasi muda menjadi hal penting dalam membangun kota kreatif di era digital. Selain menjaga budaya lokal, pengembangan kreativitas masyarakat juga dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru berbasis kearifan lokal.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dispar Buleleng, I Made Moga Karisma mengatakan, ruang publik seperti taman kota, titik nol Singaraja, hingga kawasan pelabuhan tua dapat dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas seni, musik, fotografi, teater, dan UMKM lokal. Menurutnya, pemerintah saat ini juga fokus memperkuat kelembagaan dan sumber daya manusia kreatif di Buleleng.

“Jujur saja kalau kami di bidang kami saat ini yang memang kami sedang perkuat adalah penguatan kelembagaan dan sumber daya manusianya,” ujar I Made Moga Karisma.

Selain pengembangan ruang kreatif, Pemkab Buleleng juga memperkuat literasi digital masyarakat melalui pelatihan dan workshop berbasis digital. Buleleng yang telah ditetapkan sebagai Kabupaten Kreatif sejak 2023 kini juga tengah mempersiapkan pembangunan creative hub bagi generasi muda.

Camat Buleleng, I Putu Gopi Suparnaca mengatakan, keberagaman budaya dan kreativitas masyarakat menjadi identitas daerah yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.

“Pemahaman digitalisasi kita menjadi penting agar kita tidak termakan hoaks dan bisa memanfaatkan teknologi secara bijak,” ujarnya.

kolaborasi antara pemerintah, pelaku seni, UMKM, dan komunitas lokal diharapkan mampu mendukung pelestarian budaya sekaligus pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat di Buleleng.

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....