Grup Asyik-Asyik Happy, Komunitas Pendengar Setia yang Eratkan Kebersamaan

  • 09 Sep 2026 07:57 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Menjadi pendengar setia radio tidak hanya tentang menikmati program dan informasi yang disampaikan melalui udara. Bagi anggota Grup Asyik-Asyik Happy, aktivitas mendengarkan radio juga menjadi ruang untuk membangun persahabatan, mempererat silaturahmi, serta menciptakan kebersamaan.

Grup Asyik-Asyik Happy merupakan komunitas yang diisi para pendengar yang memiliki ketertarikan dan kecintaan terhadap siaran radio. Di tengah perkembangan teknologi dan hadirnya berbagai platform hiburan digital, keberadaan komunitas pendengar menjadi salah satu bentuk nyata bahwa radio masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Penasehat Grup Asyik-Asyik Happy, Pak Jro Ketut Maliarsa, saat mengisi acara dialoq Ngobras Pro 1 RRI Singaraja Selasa, 8 September 2026 mengatakan keberadaan komunitas tidak hanya menjadi wadah berkumpul bagi para pendengar, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga hubungan baik antar anggotanya.

Menurutnya, kebersamaan menjadi kekuatan utama komunitas. Perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk saling berkomunikasi, berbagi pengalaman, dan membangun hubungan yang positif.

“Yang terpenting dalam komunitas adalah kebersamaan dan komunikasi. Dari sana kita bisa saling mengenal, saling mendukung, dan menjaga hubungan tetap baik,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Grup Asyik-Asyik Happy, Pak Made Ribawa, menilai menjadi bagian dari komunitas memberikan pengalaman tersendiri. Selain mendapatkan hiburan dan informasi melalui radio, para anggota juga memperoleh kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan sesama pendengar.

Menurutnya, komunitas pendengar mampu menghadirkan rasa memiliki terhadap program radio yang selama ini menemani aktivitas masyarakat.

“Radio itu bukan hanya untuk didengarkan. Ada hubungan emosional yang terbangun antara penyiar, program, dan pendengarnya,” kata Jro Maliarsa.

Keberadaan Grup Asyik-Asyik Happy juga menunjukkan bahwa radio masih mampu membangun komunitas di tengah perubahan pola konsumsi media. Interaksi yang sebelumnya berlangsung melalui frekuensi radio kini dapat berkembang melalui berbagai kanal komunikasi dan pertemuan antarpenggemar.

Bagi para anggota, menjadi pendengar setia bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pengalaman bersama. Radio menjadi titik temu yang mempertemukan orang-orang dengan minat yang sama sekaligus membuka ruang untuk memperluas pertemanan.

Ke depan, komunitas seperti Grup Asyik-Asyik Happy diharapkan terus menjadi bagian dari ekosistem radio dengan menghadirkan kegiatan yang positif, memperkuat silaturahmi, serta mendorong interaksi yang lebih dekat antara pendengar dan radio.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....