Jejak Pengabdian AKBP Mellysa: Dari Sragen hingga Memimpin Polres Lombok Barat
- 23 Agt 2026 13:12 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja — Perjalanan seorang perwira kepolisian tidak hanya diukur dari jabatan yang pernah diemban, tetapi juga dari panjangnya proses, pengalaman, pendidikan, dan pengabdian yang menyertainya.
Perjalanan tersebut tergambar dalam sosok AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Si., M.Tr.SOU., putri daerah Buleleng yang pada 24 Juni 2026 dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Lombok Barat Polda NTB.
Kepercayaan tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang yang telah dilaluinya sejak menyelesaikan pendidikan AKPOL pada 2006.
Mengawali Karier dari Lapangan
Perjalanan kedinasan Mellysa dimulai pada 12 Januari 2007 sebagai Pama Polwil Surakarta, dengan penugasan yang diarahkan ke SPK Polres.
Tidak lama berselang, ia mendapat sejumlah penugasan di Polres Sragen. Pada 2 Juni 2007, ia dipercaya sebagai Ka SPK III Polres Sragen.
Pengalaman di bidang Reskrim kemudian dijalaninya sebagai Kanit RPK Sat Reskrim Polres Sragen pada 31 Juli 2007 dan Kanit PPA Sat Reskrim Polres Sragen pada 28 September 2007.
Perjalanan berikutnya membawa Mellysa mendalami bidang lalu lintas. Ia dipercaya sebagai Kaur Regident Sat Lantas Polres Sragen pada 14 September 2009, kemudian menjadi Kanit Laka Sat Lantas Polres Sragen pada 26 Mei 2010 dan Kanitregident Satlantas Polres Sragen pada 6 April 2011.
Pengalaman tersebut memperlihatkan perjalanan seorang perwira yang dibentuk melalui berbagai fungsi tugas dan pengalaman lapangan.
Dari Kewilayahan hingga Jawa Timur
Pada 19 September 2012, Mellysa dipercaya sebagai Kapolsek Bulakamba Polres Brebes Polda Jateng.
Setelah itu, perjalanan kariernya berlanjut di jajaran Polda Jawa Timur. Ia menjabat Pama Polda Jatim pada 16 Juni 2014, kemudian dipercaya sebagai Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota pada 1 September 2014.
Kariernya terus berkembang. Pada 17 Juni 2015 ia dipercaya sebagai Kasat Lantas Polres Jombang, kemudian menjadi Kasat Lantas Polres Pasuruan pada 3 Februari 2017.
Pada 15 September 2017, Mellysa mengemban tugas sebagai Wakapolsek Sukun Polres Malang Kota Polda Jatim.
Selanjutnya, pada 15 Juni 2019, ia dipercaya menjadi Kapolsek Pabean Cantikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim.
Memasuki Bidang SDM dan Pendidikan Polri
Perjalanan karier Mellysa kemudian berkembang ke bidang sumber daya manusia.
Pada 28 Mei 2020, ia dipercaya sebagai Kasubbagselek Bagdalpers Ro SDM Polda Jatim.
Pada 9 Maret 2022, ia menjabat Analis Kebijakan Pertama Bidang Dalpers Ro SDM Polda Jatim, dalam rangka pendidikan Sesko AU.
Pada 4 Agustus 2022, ia menjalani penugasan sebagai Pamen SSDM Polri dalam rangka Dik Sesko AU A-59 Tahun 2022.
Selanjutnya, pada 25 November 2022, Mellysa menjabat Pamen Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri.
Pengalaman di bidang pendidikan dan pelatihan kemudian semakin kuat ketika pada 8 Februari 2023 ia dipercaya sebagai Gadik Madya Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri.
Pada 28 Mei 2025, ia kembali mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan Kabag Diklat Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri.
Satu tahun kemudian, amanah baru menantinya. Pada 24 Juni 2026, Mellysa dipercaya sebagai Kapolres Lombok Barat Polda NTB.
Pangkat yang Mengiringi Pengabdian
Perjalanan jabatan tersebut berjalan beriringan dengan kenaikan pangkat.
Setelah menyelesaikan pendidikan AKPOL, Mellysa menyandang pangkat Ipda pada 15 Desember 2006. Berikutnya ia naik menjadi Iptu pada 1 Januari 2010, AKP pada 1 Januari 2013, dan Kompol pada 1 Januari 2020.
Pada 1 Januari 2024, Mellysa menyandang pangkat AKBP.
Kenaikan pangkat tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesional yang dibangun melalui pengalaman dan tanggung jawab yang terus berkembang.
Terus Mengembangkan Kompetensi
Selain pengalaman kedinasan, Mellysa juga terus memperkuat kompetensinya melalui berbagai pendidikan pengembangan.
Pengalamannya di bidang lalu lintas diperkuat melalui Dikbangspes PA Jemen Rekayasa Lalu Lintas pada 2010.
Ketika tanggung jawabnya berkembang di bidang manajemen sumber daya manusia, ia mengikuti Dikbangspes Perwira Pertama Manajemen SDM pada 2017, kemudian Dikbangspes Pamen/PNS Golongan IV Manajemen SDM pada 2019.
Kompetensinya di bidang pendidikan dan pelatihan Polri juga diperkuat melalui Kompetensi Pendidik Polri pada 2023.
Rangkaian pendidikan tersebut melengkapi pendidikan kepolisian yang telah ditempuhnya, yakni AKPOL 2006, PTIK 2014, dan Sesko AU 2022.
Di luar pendidikan kepolisian, Mellysa juga menyelesaikan pendidikan akademik S1 Universitas Slamet Riyadi Surakarta pada 2009 dan S2 Universitas Airlangga Surabaya pada 2018.
Pengabdian yang Mendapat Penghargaan
Dedikasi Mellysa dalam menjalankan tugas juga tercatat melalui sejumlah tanda kehormatan.
Pada 2015, ia menerima Satyalancana Pengabdian 8 Tahun berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 53/TK/Tahun 2015.
Kemudian pada 2021, ia memperoleh Satyalancana Ksatria Bhayangkara berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18/TK/Tahun 2021.
Selanjutnya pada 2023, Mellysa kembali menerima Satyalancana Pengabdian 16 Tahun berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 37/TK/Tahun 2023.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari catatan panjang pengabdiannya selama menjalankan tugas di lingkungan Polri.
Kebanggaan Seorang Alumni
Di balik perjalanan karier tersebut, ada sebuah cerita yang membawa Mellysa kembali pada akar perjalanan hidupnya: Buleleng dan SMA Negeri 4 Singaraja.
Sebelum menjadi perwira Polri, Mellysa adalah seorang pelajar yang aktif. Ia pernah menjadi drumer ladies band, anggota tim basket, dan mengikuti lomba gerak jalan putri sejauh 17 kilometer dalam rangka HUT RI.
Kini, puluhan tahun setelah meninggalkan bangku sekolah, perjalanan itu telah membawanya pada sebuah amanah besar sebagai Kapolres Lombok Barat Polda NTB.
Momentum HUT ke-37 SMA Negeri 4 Singaraja menjadi waktu yang tepat untuk mengenang perjalanan tersebut.
Kisah Mellysa menunjukkan bahwa keberhasilan bukanlah hasil dari satu langkah, melainkan akumulasi dari banyak proses. Belajar, berlatih, bekerja, menerima tanggung jawab, mengembangkan diri, dan terus memberikan pengabdian.
Bagi SMA Negeri 4 Singaraja, perjalanan seorang alumni seperti Mellysa menjadi bagian dari sejarah panjang almamater. Bagi para siswa yang kini masih duduk di bangku sekolah, kisah tersebut dapat menjadi pengingat bahwa masa sekolah adalah awal dari perjalanan yang jauh lebih panjang.
Dari Singaraja, seorang siswi yang dahulu aktif memainkan drum dan berolahraga, kini menjalankan amanah kepemimpinan di Lombok Barat.
Sebuah perjalanan yang mempertemukan pendidikan, pengalaman, pengabdian, dan tanggung jawab.
Selamat HUT ke-37 SMA Negeri 4 Singaraja, 1 Juli 2026.
Semoga almamater terus menjadi tempat tumbuhnya generasi yang berkarakter, berprestasi, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian.
Semoga semakin banyak alumni SMA Negeri 4 Singaraja yang mampu mengukir prestasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
AKBP Mellysa Amalia — alumni SMA Negeri 4 Singaraja yang terus membawa semangat almamater dalam perjalanan pengabdiannya untuk negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....