Kali Yuga, Cermin Dinamika Sosial

  • 12 Agt 2026 06:58 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Dinamika kehidupan sosial masyarakat terus mengalami perubahan seiring perkembangan zaman. Dalam perspektif ajaran Hindu, perubahan tersebut dapat direfleksikan melalui konsep siklus Yuga, termasuk Kali Yuga yang kerap dikaitkan dengan berbagai tantangan kehidupan manusia.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam dialog Mutiara Pagi yang diisi oleh Dr. I Nyoman Arya, S.Ag., M.Pd.H dan disiarkan relay melalui Pro 1 RRI Singaraja Rabu, 12 Agustus 2026.

Dr. I Nyoman Arya menjelaskan, pemahaman mengenai Kali Yuga tidak semestinya hanya dimaknai sebagai gambaran kemerosotan zaman. Konsep tersebut juga dapat menjadi bahan refleksi bagi manusia untuk memperkuat nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kali Yuga hendaknya kita pahami sebagai momentum untuk melakukan introspeksi. Di tengah perubahan sosial yang begitu cepat, manusia tetap memiliki tanggung jawab untuk menjaga dharma, kebenaran, dan keharmonisan dalam kehidupan,” ujar Dr. I Nyoman Arya.

Menurutnya, dinamika sosial pada masa kini dapat terlihat dari perubahan pola interaksi, perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, hingga perubahan cara masyarakat membangun hubungan sosial. Kondisi tersebut memberikan peluang kemajuan, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan terhadap nilai moral dan kebersamaan.

Ia menekankan pentingnya kemampuan masyarakat untuk menyikapi perubahan secara bijaksana. Kemajuan zaman tidak harus ditolak, namun perlu diimbangi dengan penguatan karakter dan kesadaran terhadap nilai-nilai kehidupan.

“Perubahan zaman adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari. Yang penting adalah bagaimana manusia mampu mengendalikan dirinya, memilah pengaruh yang datang, serta tetap berpegang pada nilai-nilai dharma,” ucapnya.

Dalam konsep Hindu, siklus Yuga terdiri atas Satya Yuga, Treta Yuga, Dwapara Yuga, dan Kali Yuga. Setiap tahapan memiliki karakteristik tersendiri yang menggambarkan perjalanan kehidupan manusia dari sisi moral, sosial, dan spiritual.

Memahami dinamika sosial dalam perspektif Kali Yuga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sosial. Sikap saling menghormati, menjaga persatuan, membangun kepedulian, serta menghindari konflik menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang harmonis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....